Inilah Alasan Kenapa Kamu Harus Menonton "Landman"
- 19 Agt 2026 19:34 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Setelah membawa penonton ke dunia peternakan melalui Yellowstone, perjalanan keluarga Dutton dalam 1883 dan 1923, hingga dunia kriminal penjara dalam Mayor of Kingstown, Taylor Sheridan kembali memperluas semesta ceritanya lewat Landman. Kali ini, Sheridan mengajak penonton masuk ke industri yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian Amerika Serikat: minyak dan gas.

Dibintangi Billy Bob Thornton sebagai Tommy Norris, Landman mengambil latar di kawasan West Texas dan mengikuti kehidupan seorang "landman" yang bekerja sebagai perantara antara perusahaan minyak, pemilik lahan, kontraktor, serta berbagai pihak yang terlibat dalam industri energi. Di balik aktivitas pengeboran dan bisnis bernilai miliaran dolar, serial ini memperlihatkan bagaimana uang, kekuasaan, keluarga, dan ambisi dapat bertabrakan. Setelah sukses dengan musim pertamanya, Landman berlanjut ke musim kedua dengan konflik yang semakin besar. Namun, daya tarik serial ini tidak hanya terletak pada musim terbarunya. Dari musim pertama hingga musim kedua, Landman perlahan membangun sebuah dunia yang penuh tekanan dan memperlihatkan konsekuensi dari bisnis minyak terhadap orang-orang yang berada di dalamnya.
Lantas, mengapa Landman layak masuk daftar tontonanmu? Berikut alasannya.
1. Membawa Penonton Masuk ke Dunia Industri Minyak

Jika Yellowstone memperlihatkan bagaimana sebuah keluarga mempertahankan peternakan, Landman memperlihatkan bagaimana industri minyak bekerja dari balik layar. Tommy Norris berada di tengah-tengah berbagai kepentingan. Ia harus berurusan dengan perusahaan energi, pemilik tanah, pekerja lapangan, pengacara, investor, hingga orang-orang yang memiliki kepentingan pribadi dalam bisnis tersebut. Hal menariknya, serial ini tidak menjadikan proses pengeboran minyak sekadar latar belakang. Industri tersebut justru menjadi bagian utama cerita dan menentukan bagaimana setiap karakter mengambil keputusan. Penonton pun mendapatkan gambaran mengenai betapa besar dan kompleksnya bisnis energi di Amerika.
2. Billy Bob Thornton Menjadi Kekuatan Utama

Salah satu alasan terbesar untuk menonton Landman adalah penampilan Billy Bob Thornton. Sebagai Tommy Norris, Thornton memainkan karakter yang terlihat keras, sinis, dan terbiasa menghadapi berbagai persoalan. Namun, di balik sikap tersebut terdapat seorang ayah yang berusaha mempertahankan keluarganya sekaligus menghadapi berbagai persoalan yang muncul dari pekerjaannya. Tommy bukan karakter yang selalu mengambil keputusan benar. Justru kesalahan dan pilihan sulit yang dibuatnya membuat perjalanan karakter tersebut terasa manusiawi. Ia harus terus mencari keseimbangan antara pekerjaan, keluarga, uang, dan konsekuensi dari dunia yang telah dipilihnya.
3. Drama Keluarga Menjadi Bagian Penting

Meski industri minyak menjadi pusat cerita, Landman bukan sekadar drama bisnis. Hubungan Tommy dengan keluarganya menjadi salah satu elemen terpenting dalam serial ini. Sebagai seorang ayah, Tommy harus menghadapi berbagai persoalan dengan anak-anaknya, sementara pekerjaannya membuat ia sering berada dalam situasi yang sulit diprediksi. Konflik antara kehidupan profesional dan kehidupan keluarga menjadi semakin rumit ketika masalah dari dunia minyak mulai masuk ke kehidupan pribadinya. Inilah yang membuat Landman memiliki dimensi emosional yang lebih kuat daripada sekadar serial mengenai industri energi.
4. Musim Pertama Membangun Fondasi Dunia Cerita

Musim pertama menjadi pintu masuk penonton untuk mengenal Tommy Norris dan dunia yang dihadapinya. Sejak awal, serial ini memperlihatkan bahwa bekerja di industri minyak bukan pekerjaan biasa. Keputusan kecil dapat menghasilkan konsekuensi besar, sementara kesalahan di lapangan dapat mengancam keselamatan banyak orang. Musim pertama juga memperkenalkan berbagai karakter yang kemudian menjadi bagian penting dari perjalanan Tommy. Konflik bisnis, persoalan keluarga, persaingan, hingga ancaman dari dunia luar secara perlahan membentuk cerita yang semakin besar. Dengan fondasi tersebut, Landman tidak sekadar memperkenalkan karakter, tetapi juga membangun ekosistem dunia minyak yang menjadi identitas serial.
5. Musim Kedua Membawa Konflik ke Level yang Lebih Besar

Jika musim pertama berfungsi sebagai pengenalan, musim kedua memperluas skala cerita. Tommy kini harus menghadapi konsekuensi dari berbagai peristiwa sebelumnya. Hubungan bisnis semakin rumit, tekanan terhadap perusahaan meningkat, sementara kehidupan keluarganya juga terus menghadapi persoalan baru. Musim kedua membuat posisi Tommy semakin sulit karena ia harus mengambil keputusan yang memiliki dampak lebih besar terhadap dirinya maupun orang-orang di sekitarnya. Perkembangan tersebut membuat serial terasa seperti sebuah perjalanan yang berkesinambungan, bukan kumpulan cerita yang berdiri sendiri.
6. Taylor Sheridan Kembali Mengangkat Konflik Amerika Modern

Salah satu ciri khas karya Taylor Sheridan adalah kemampuannya menggunakan profesi atau lingkungan tertentu sebagai pintu masuk untuk membahas persoalan Amerika modern. Hal tersebut juga terlihat dalam Landman. Di balik cerita mengenai minyak, serial ini menyentuh persoalan kekuasaan, kekayaan, kelas sosial, ketergantungan terhadap energi, hingga hubungan antara perusahaan besar dan masyarakat. Sheridan tidak hanya ingin menunjukkan bagaimana industri minyak menghasilkan uang, tetapi juga bagaimana industri tersebut memengaruhi kehidupan orang-orang yang berada di sekitarnya.
7. West Texas Menjadi Karakter Penting

Latar West Texas menjadi salah satu daya tarik visual Landman. Padang tandus, fasilitas pengeboran, jalan panjang, kota-kota kecil, serta lanskap Texas yang luas memberikan identitas yang sangat kuat kepada serial ini. Lingkungan tersebut berbeda dari Montana dalam Yellowstone, tetapi tetap memiliki karakter western modern yang menjadi ciri khas karya Sheridan. West Texas digambarkan sebagai tempat di mana peluang besar dan risiko besar berjalan berdampingan.
8. Ada Ketegangan di Balik Bisnis yang Terlihat Biasa

Salah satu kelebihan Landman adalah kemampuannya membuat pekerjaan yang mungkin terdengar teknis menjadi menarik. Negosiasi kontrak, pengelolaan lahan, pengeboran, produksi minyak, dan persoalan bisnis dapat berubah menjadi konflik yang menegangkan. Hal ini terjadi karena setiap keputusan memiliki taruhan. Uang dalam jumlah besar, keselamatan pekerja, kepentingan perusahaan, serta masa depan keluarga dapat berada dalam satu meja negosiasi. Karena itu, ketegangan dalam Landman tidak selalu datang dari aksi fisik. Sering kali, percakapan dan keputusan bisnis justru menjadi sumber konflik terbesar.
9. Cocok untuk Penggemar Yellowstone, tetapi Memiliki Identitas Sendiri

Jika kamu menyukai Yellowstone, Landman sangat layak dicoba. Keduanya sama-sama diciptakan oleh Taylor Sheridan dan memiliki perhatian besar terhadap kehidupan Amerika modern, keluarga, kekuasaan, serta konflik antara individu dan perusahaan besar. Namun, Landman tidak sekadar menjadi versi lain dari Yellowstone. Jika Yellowstone berpusat pada tanah dan peternakan, Landman menjadikan minyak dan energi sebagai pusat konfliknya. Perbedaan tersebut membuat kedua serial memiliki identitas masing-masing meskipun berasal dari kreator yang sama.
10. Ceritanya Semakin Menarik ketika Dilihat sebagai Satu Kesatuan

Salah satu alasan terbaik untuk menonton Landman dari musim pertama hingga kedua adalah perkembangan karakter Tommy Norris. Pada awal cerita, penonton mengenalnya sebagai seseorang yang bekerja keras untuk menjalankan tugasnya. Namun, semakin jauh cerita berjalan, semakin terlihat bahwa setiap keputusan yang diambil Tommy memiliki konsekuensi. Tekanan pekerjaan, hubungan keluarga, kepentingan bisnis, serta berbagai ancaman membuat karakternya berkembang secara bertahap. Karena itu, musim kedua akan terasa jauh lebih bermakna jika penonton terlebih dahulu mengikuti perjalanan Tommy sejak musim pertama.
Kesimpulan

Landman membuktikan bahwa dunia industri minyak dapat menjadi latar yang menarik untuk sebuah drama televisi. Dengan Billy Bob Thornton sebagai pusat cerita, serial ini menggabungkan drama keluarga, bisnis, konflik sosial, ketegangan, serta kehidupan masyarakat West Texas dalam sebuah cerita yang terus berkembang. Musim pertama memperkenalkan dunia Tommy Norris dan industri minyak yang menjadi pusat kehidupannya, sementara musim kedua memperbesar konsekuensi dari berbagai konflik yang telah dibangun sebelumnya.

Pada akhirnya, Landman bukan hanya cerita mengenai minyak. Ini adalah cerita tentang uang, kekuasaan, keluarga, ambisi, dan harga yang harus dibayar ketika seseorang berada terlalu dekat dengan industri yang memiliki kekuatan luar biasa. Bagi kamu yang menyukai Yellowstone, Mayor of Kingstown, atau drama karya Taylor Sheridan yang menghadirkan karakter kompleks dan konflik dunia nyata, Landman layak masuk dalam daftar tontonan. Dari musim pertama hingga musim kedua, serial ini menawarkan perjalanan yang semakin besar tanpa kehilangan fokus pada manusia yang berada di tengah pusaran semuanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....