Film Operasi Pesta Copet Angkat Realita Ekonomi
- 08 Agt 2026 12:52 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Film Operasi Pesta Copet hadir sebagai perpaduan genre crime, komedi, dan musik yang terasa segar sekaligus berani, dengan cerita yang dekat dengan realitas anak muda yang terhimpit kondisi ekonomi. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026 dan telah masuk dalam daftar film mendatang di Cinema XXI.
Proyek ini disutradarai oleh Edy Khemod dengan naskah yang ditulis Rino Sarjono, sementara ide cerita berasal dari Edy Khemod sendiri. Produksi melibatkan Imajinari bersama Boss Creator dan Angin Segar, serta diproduseri oleh Ernest Prakasa, Dipa Andika, Iqbaal Ramadhan, dan James Erlangga. Film berdurasi 113 menit ini juga telah mendapatkan klasifikasi usia 13 tahun ke atas dari Lembaga Sensor Film (LSF).
Kisahnya berfokus pada Ijal, yang diperankan oleh Iqbaal Ramadhan, seorang copet pemula yang harus menghadapi kerasnya kehidupan di ibu kota. Tekanan ekonomi membuatnya bersama tiga rekannya—Adut (Kristo Immanuel), Tia (Zulfa Maharani), dan Melodi (Kawai Labiba)—menyusun rencana berani untuk melakukan aksi pencopetan di Pestapora, festival musik terbesar di Indonesia.
Dengan menyamar sebagai pengunjung, mereka menjalankan aksi di tengah keramaian puluhan ribu penonton. Keunikan film ini terletak pada proses pengambilan gambar yang dilakukan langsung di festival musik nyata, sehingga suasana riuh, tegang, dan penuh kekacauan terasa autentik di layar.
Namun, rencana tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Situasi mulai memanas ketika mereka dihadapkan pada berbagai risiko, mulai dari rasa takut hingga kemungkinan kesalahan yang berujung konsekuensi serius. Cerita pun berkembang dari nuansa komedi ringan menjadi kisah kriminal yang semakin menegangkan, sekaligus menggambarkan bagaimana tekanan ekonomi dapat mendorong seseorang mengambil jalan yang keliru.
Selain para pemeran utama, film ini juga diramaikan oleh sejumlah aktor seperti Marthino Lio, Arie Kriting, Indra Jegel, Cak Lontong, Indra Brotolaras, Arie Untung, Denny Cagur, Dita Fakhrana, Fajar Nugra, dan Gilang Dirga. Kehadiran mereka memperkuat dinamika cerita, khususnya interaksi antar karakter yang sama-sama berjuang dalam kondisi sulit.
Secara keseluruhan, Operasi Pesta Copet menyasar penonton remaja hingga dewasa yang menyukai film kriminal dengan sentuhan komedi gelap berlatar festival musik. Film ini tidak hanya menyajikan aksi pencopetan, tetapi juga menjadi gambaran tentang anak muda yang terdesak keadaan dan mencoba mencari jalan keluar, meski dengan cara yang salah, demi harapan hidup yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....