Bleach: Thousand-Year Blood War The Calamity Hadir

  • 27 Jul 2026 07:36 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Bleach: Thousand-Year Blood War – The Calamity menjadi bagian keempat sekaligus penutup dari adaptasi anime arc Thousand-Year Blood War, yang diangkat dari manga karya Tite Kubo. Diproduksi oleh PIERROT FILMS, serial ini mulai tayang pada 25 Juli 2026 dan menjadi klimaks dari konflik panjang antara Soul Reapers dan Quincy yang telah dibangun sejak awal arc Thousand-Year Blood War.

Cerita melanjutkan pertempuran setelah Yhwach berhasil mencapai Istana Kerajaan dan mengguncang keseimbangan seluruh dunia. Runtuhnya Soul King memicu ancaman terhadap tiga alam, memaksa para Shinigami, Visored, serta sekutu-sekutu lama untuk bersatu menghadapi musuh yang semakin kuat. Di tengah kekacauan tersebut, Ichigo Kurosakiharus menghadapi pertarungan terpenting dalam hidupnya demi melindungi dunia dan menghentikan ambisi Yhwach yang ingin menciptakan tatanan baru.

Musim penutup ini diperkirakan terdiri dari 13 episode dan menghadirkan sejumlah adegan baru yang tidak sepenuhnya ada di manga. Tite Kubo turut terlibat dalam proses produksi untuk menyempurnakan penutupan cerita, sehingga penggemar dapat menikmati pertarungan yang lebih mendalam serta pengembangan karakter yang lebih lengkap dibandingkan versi manga.

Dari sisi produksi, Tomohisa Taguchi kembali memimpin proyek sebagai sutradara dan penulis komposisi seri, dengan musik megah garapan Shiro SAGISU yang kembali memperkuat suasana epik setiap pertempuran. Lagu pembuka berjudul "I-BULL" dibawakan oleh jo0ji, sedangkan lagu penutup "Rasen" dinyanyikan oleh 9Lana, melengkapi nuansa emosional pada akhir perjalanan anime Bleach.

Sejak diumumkan, Bleach: Thousand-Year Blood War – The Calamity menjadi salah satu anime paling dinantikan tahun 2026. Selain menampilkan duel puncak antara Ichigo dan Yhwach, serial ini juga menghadirkan pertarungan penting yang melibatkan para kapten Gotei 13, Uryu Ishida, Aizen Sosuke, dan tokoh-tokoh ikonik lainnya. Dengan kualitas animasi yang konsisten, koreografi pertarungan spektakuler, dan penutup yang telah lama dinantikan, anime ini menjadi akhir yang megah bagi salah satu seri shonen paling berpengaruh sepanjang masa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....