Apple Music Naikkan Biaya Langganan, Pengguna Terdampak Kenaikan Lisensi Musik
- 24 Jul 2026 21:54 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Apple resmi menaikkan harga langganan layanan streaming Apple Music di sejumlah negara mulai 17 Juli 2026. Kenaikan ini berlaku untuk paket Individual, Family, hingga Student, menyusul meningkatnya biaya lisensi musik yang harus dibayarkan perusahaan kepada pemegang hak cipta.
Dalam pernyataan resminya, Apple menyebut penyesuaian harga dilakukan sebagai dampak dari kenaikan biaya lisensi di industri musik. Perusahaan menegaskan perubahan tarif mulai diberlakukan pada siklus penagihan berikutnya bagi pelanggan yang terdampak.
Dilansir Creative Disc, paket Individual kini naik dari US$10,99 menjadi US$11,99 per bulan. Sementara paket Family meningkat dari US$16,99 menjadi US$19,99 per bulan, sedangkan paket Student naik dari US$5,99 menjadi US$6,99 per bulan. Penyesuaian tersebut merupakan kenaikan harga pertama Apple Music sejak 2022.
Media teknologi dan bisnis LiveMint melaporkan, Apple menyatakan kenaikan biaya lisensi musik menjadi faktor utama yang mendorong penyesuaian tarif. Meski demikian, di beberapa pasar utama seperti Amerika Serikat, harga Apple Music masih berada di bawah paket premium individu Spotify yang lebih dulu menaikkan tarif layanannya pada tahun ini.
Menurut laporan RouteNote, kenaikan biaya langganan ini mencerminkan tren industri streaming musik global. Sejumlah platform besar, termasuk Spotify, Amazon Music, dan YouTube Music, juga telah melakukan penyesuaian harga sebagai respons terhadap meningkatnya biaya operasional dan lisensi konten musik.
Apple Music sendiri diluncurkan pada 2015 dan kini menawarkan katalog lebih dari 100 juta lagu, lengkap dengan fitur Spatial Audio, Lossless Audio, unduhan offline, serta konten eksklusif dari para musisi. Layanan ini tetap menjadi salah satu pesaing utama Spotify di pasar streaming musik dunia.
Kenaikan tarif ini diperkirakan akan berdampak pada jutaan pelanggan di berbagai negara. Di sisi lain, sejumlah analis industri menilai peningkatan pendapatan dari biaya berlangganan dapat membantu platform streaming memenuhi kewajiban pembayaran royalti kepada pemegang hak cipta sekaligus menjaga keberlanjutan layanan di tengah biaya lisensi yang terus meningkat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....