Juminten Edan Angkat Kisah Disabilitas dan Trauma

  • 01 Jul 2026 12:06 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Film horor thriller Juminten Edan hadir dengan cerita yang tidak hanya menghadirkan ketegangan, tetapi juga menyentuh nilai kemanusiaan. Diproduksi Mercusuar Films bersama Digital Frame Production, film ini mengangkat kisah seorang perempuan penyandang disabilitas yang harus berhadapan dengan masa lalu yang kembali menghantui hidupnya.

Mengutip 21cineplex.com, tokoh utama Juminten digambarkan sebagai perempuan dengan keterbatasan dalam berbicara dan mendengar. Setelah delapan tahun merantau, ia kembali ke kampung halamannya bersama suaminya, Manto, serta anak mereka. Kehadiran mereka disambut hangat oleh keluarga yang telah lama menanti kepulangan tersebut.

Namun suasana bahagia itu tidak berlangsung lama. Juminten mulai menunjukkan perubahan perilaku yang sulit dijelaskan. Sejumlah kejadian ganjil pun terjadi secara beruntun, bahkan ia beberapa kali melakukan tindakan yang membahayakan orang-orang terdekatnya, termasuk suami dan anaknya.

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran di tengah keluarga. Sebagian menduga trauma masa lalu menjadi pemicu perubahan yang dialami Juminten. Ancaman yang semula hanya dirasakan keluarga perlahan meluas hingga mengganggu ketenangan warga di lingkungan tempat tinggalnya.

Film ini dibintangi Meisya Amira, Dimas Aditya, Anne J. Coto, serta Sharon Jovian. Juminten Edan dijadwalkan tayang di bioskop pada 23 Juli 2026.

Dengan memadukan unsur horor, drama keluarga, serta pesan tentang kepedulian terhadap penyandang disabilitas, film ini menawarkan cerita yang lebih dari sekadar teror. Penonton diajak tidak hanya merasakan ketegangan, tetapi juga memahami arti cinta, pengorbanan, dan penerimaan dalam menghadapi kondisi yang penuh tantangan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....