Lembah yang Membekukan Waktu di tengah Gurun

  • 29 Jun 2026 07:56 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Di tengah Gurun Namib, Namibia, terdapat sebuah lembah yang dipenuhi batang-batang pohon mati berwarna hitam pekat. Kawasan bernama Deadvlei ini menghadirkan pemandangan yang seolah membekukan waktu, karena pepohonan yang mati ratusan tahun lalu masih berdiri hingga sekarang.

Deadvlei terbentuk ketika aliran Sungai Tsauchab pernah menggenangi kawasan tersebut dan memungkinkan pohon-pohon akasia tumbuh subur. Namun, perubahan arah bukit pasir kemudian memutus aliran sungai sehingga sumber air menghilang dan pepohonan perlahan mati.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Quaternary Research, perubahan iklim dan pergerakan bukit pasir selama ribuan tahun mengubah kawasan Deadvlei dari lahan basah menjadi cekungan yang sangat kering. Kondisi tersebut menciptakan lingkungan yang mampu mengawetkan batang pohon dalam waktu yang sangat lama.

Pepohonan di Deadvlei diperkirakan telah mati sekitar 600 hingga 900 tahun yang lalu. Meski demikian, batangnya tidak membusuk karena kelembapan udara yang sangat rendah dan hampir tidak adanya mikroorganisme yang dapat menguraikan kayu.

Kontras antara batang pohon berwarna gelap, hamparan tanah liat putih, serta bukit pasir merah yang mengelilinginya menjadikan Deadvlei sebagai salah satu lanskap paling ikonik di Afrika. Perubahan cahaya matahari sepanjang hari juga membuat warna kawasan ini tampak terus berubah.

Bukit pasir di sekitar Deadvlei termasuk yang tertinggi di dunia, dengan beberapa di antaranya menjulang lebih dari 300 meter. Angin yang terus bertiup membentuk dan mengubah kontur pasir, meski lembah di tengahnya tetap mempertahankan karakter khasnya.

Selain menjadi tujuan wisata, Deadvlei juga menarik perhatian para ilmuwan yang mempelajari sejarah iklim dan evolusi bentang alam gurun. Lapisan sedimen dan kondisi lingkungan di kawasan ini menyimpan informasi penting mengenai perubahan alam yang terjadi selama ribuan tahun.

Keunikan Deadvlei menunjukkan bahwa kematian tidak selalu berarti kehancuran. Dalam kondisi lingkungan yang sangat ekstrem, alam justru mampu mempertahankan jejak kehidupan selama berabad-abad tanpa banyak berubah.

Deadvlei tidak hanya sekedar lembah yang dipenuhi pohon mati. Kawasan ini menjadi saksi bisu bagaimana perubahan iklim, pergerakan pasir, dan waktu dapat membentuk salah satu pemandangan alam paling unik di muka Bumi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....