Tarian Lulo Simbol Persahabatan yang Menjadi Identitas Sultra
- 18 Jun 2026 10:47 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Tarian Lulo merupakan salah satu warisan budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Tenggara. Tarian tradisional yang berasal dari suku Tolaki ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi simbol persatuan, persaudaraan, dan kebersamaan yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Memasuki Januari 2026, tarian Lulo masih terus dilestarikan dan menjadi bagian penting dalam berbagai kegiatan budaya, acara adat, penyambutan tamu, hingga perayaan daerah. Keberadaannya menjadi bukti bahwa nilai-nilai kearifan lokal tetap hidup di tengah perkembangan zaman dan arus modernisasi.
Lulo dikenal dengan gerakannya yang sederhana namun sarat makna. Para penari membentuk lingkaran sambil saling bergandengan tangan dan bergerak mengikuti irama musik tradisional. Formasi melingkar tersebut melambangkan kesetaraan, kebersamaan, serta eratnya hubungan sosial antaranggota masyarakat.
Menurut budayawan Sulawesi Tenggara, tarian Lulo mengajarkan pentingnya menjaga persaudaraan tanpa memandang latar belakang sosial, suku, maupun status ekonomi. Nilai-nilai i menjadikan Lulo sebagai simbol harmonisasi yang relevan dengan kehidupan masyarakat masa kini.
Selain sebagai bagian dari tradisi adat, Lulo juga menjadi daya tarik wisata budaya yang memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Sulawesi Tenggara kepada masyarakat luas. Berbagai festival budaya daerah kerap menampilkan tarian ini sebagai ikon budaya yang mencerminkan identitas masyarakat setempat.
Pemerintah daerah bersama komunitas budaya terus berupaya menjaga keberlangsungan tarian Lulo melalui kegiatan edukasi, pelatihan seni, serta penyelenggaraan festival budaya. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat generasi muda untuk mengenal dan melestarikan warisan budaya daerah.
Di era digital saat ini, promosi budaya melalui media sosial dan platform digital turut membantu memperkenalkan tarian Lulo kepada masyarakat nasional maupun internasional. Berbagai dokumentasi pertunjukan budaya yang diunggah secara daring menjadi sarana efektif untuk memperluas jangkauan promosi budaya daerah.
Dengan nilai persahabatan dan kebersamaan yang terkandung di dalamnya, tarian Lulo tidak hanya menjadi warisan budaya masyarakat Tolaki, tetapi juga telah berkembang menjadi identitas budaya Sulawesi Tenggara yang patut dijaga dan dilestarikan oleh generasi mendatang (*Putri Novita USN kolaka*).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....