Barus, Kota Tua Penghubung Nusantara dengan Dunia
- 13 Jun 2026 10:32 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Di pesisir barat Sumatra Utara terdapat sebuah kota tua bernama Barus yang pernah menjadi salah satu pusat perdagangan paling penting di Asia. Jauh sebelum jalur pelayaran modern berkembang, kota ini telah didatangi pedagang dari berbagai wilayah dunia untuk mencari komoditas yang sangat berharga pada masanya, yaitu kapur barus.
Kapur barus yang dihasilkan dari hutan-hutan sekitar Barus dikenal memiliki kualitas tinggi dan menjadi komoditas perdagangan internasional selama berabad-abad. Bahan ini digunakan untuk pengobatan, parfum, ritual keagamaan, hingga proses pengawetan jenazah di berbagai peradaban kuno.
Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Archipel, Barus telah menjadi pelabuhan perdagangan internasional sejak setidaknya abad ke-9 Masehi dan dikenal dalam berbagai sumber asing dengan nama Fansur. Temuan arkeologi menunjukkan adanya hubungan dagang yang luas antara Barus dengan kawasan Timur Tengah, India, hingga Tiongkok.
Keberadaan para pedagang dari berbagai bangsa menjadikan Barus sebagai tempat bertemunya beragam budaya dan tradisi. Interaksi tersebut meninggalkan jejak sejarah berupa makam kuno, artefak perdagangan, keramik asing, hingga peninggalan budaya yang masih dapat ditemukan hingga sekarang.
Selain dikenal sebagai kota perdagangan, Barus juga memiliki peran penting dalam sejarah perkembangan Islam di Nusantara. Sejumlah makam kuno menunjukkan bahwa kawasan ini telah menjadi salah satu titik awal interaksi masyarakat lokal dengan para pedagang Muslim dari luar wilayah Indonesia.
Para arkeolog memandang Barus sebagai kawasan yang sangat penting untuk memahami sejarah maritim Nusantara. Berbagai lapisan peninggalan sejarah yang ditemukan di wilayah ini membantu mengungkap bagaimana jaringan perdagangan dunia telah terhubung dengan Indonesia sejak ratusan tahun lalu.
Meski kini tidak lagi menjadi pelabuhan besar seperti pada masa kejayaannya, Barus tetap menyimpan nilai sejarah yang luar biasa. Kota ini menjadi bukti bahwa Nusantara telah lama menjadi bagian dari jaringan perdagangan global yang menghubungkan berbagai peradaban.
Dengan demikian, Barus bukan sekadar kota tua di pesisir Sumatra. Kota ini merupakan saksi perjalanan panjang perdagangan, pertukaran budaya, dan perkembangan peradaban yang pernah menghubungkan Nusantara dengan dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....