Lagu Drop Dead Olivia Rodrigo Jadi Tren di TikTok
- 04 Jun 2026 07:15 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Olivia Rodrigo resmi memulai era musik terbarunya melalui perilisan lagu drop dead pada 17 April 2026. Lagu berdurasi 3 menit 44 detik tersebut dirilis bersama video musik bergaya retro dengan nuansa dreamy di bawah label Geffen Records. Karya ini menjadi penanda kembalinya Olivia setelah terakhir kali merilis album studio pada 2023.
Lagu drop dead juga menjadi pembuka untuk album ketiganya yang bertajuk You Seem Pretty Sad for a Girl So in Love, yang dijadwalkan rilis pada 12 Juni 2026. Album tersebut akan menghadirkan 13 lagu baru dan kembali melibatkan produser Dan Nigro, sosok yang selama ini berperan penting dalam membentuk karakter musik Olivia.
Tak lama setelah dirilis, lagu ini langsung ramai di media sosial dan digunakan sebagai audio tren di TikTok serta Instagram. Salah satu potongan liriknya yang berbunyi tentang kebiasaan mencari seseorang di internet menjadi bagian yang paling sering dipakai dalam tren “feminine intuition”.
Melalui tren tersebut, banyak pengguna membagikan pengalaman pribadi terkait firasat, harapan, hingga mimpi yang akhirnya menjadi kenyataan. Hal ini membuat perhatian publik terhadap makna lagu drop dead semakin meningkat.
Sebagai single utama dari album ketiganya, lagu ini menunjukkan sisi berbeda dari Olivia Rodrigo. Jika sebelumnya ia dikenal dengan lagu-lagu bertema patah hati dan kekecewaan, kali ini ia mengangkat fase awal ketika seseorang mulai merasakan jatuh cinta.
Meski tetap mempertahankan gaya lirik yang personal dan emosional, nuansa yang dihadirkan terasa lebih ringan. Emosi yang muncul dalam lagu ini berupa perpaduan rasa bahagia, gugup, harapan, serta kecemasan yang biasanya hadir saat menyukai seseorang.
Perubahan tema tersebut sejalan dengan konsep album terbarunya yang mengeksplorasi berbagai sudut pandang tentang cinta. Salah satu daya tarik lagu ini adalah kedekatan ceritanya dengan kehidupan generasi muda masa kini.
Olivia menggambarkan situasi yang sangat familiar di era digital, seperti mencari informasi tentang orang yang disukai melalui media sosial. Cerita berkembang dari rasa penasaran hingga munculnya harapan untuk mengenal seseorang lebih dekat.
Berbagai detail sederhana turut memperkuat cerita dalam lagu, mulai dari percakapan ringan, ketertarikan terhadap kepribadian, hingga keinginan sederhana seperti berjalan bersama atau menggenggam tangan orang yang disukai. Hal inilah yang membuat lagu drop dead terasa dekat dan mudah diterima oleh banyak pendengar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....