Perempuan yang Berjalan Kaki Melintasi Benua Demi Pulang Kampung

  • 11 Mei 2026 19:13 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Perjalanan luar biasa pernah dilakukan oleh Lillian Alling, seorang perempuan misterius yang dikabarkan berjalan kaki ribuan kilometer dari Amerika Utara menuju Asia pada awal abad ke-20. Dengan tekad yang kuat, ia menempuh perjalanan melewati hutan, pegunungan, dan wilayah terpencil tanpa dukungan teknologi modern. Tujuannya sederhana namun ekstrem, yaitu kembali ke kampung halamannya di Eropa Timur dengan kemampuan sendiri.

Dalam berbagai catatan sejarah, Lillian Alling disebut menolak bantuan finansial dan memilih bertahan hidup dengan bekerja serabutan di sepanjang perjalanan. Rutenya diyakini melintasi wilayah Alaska hingga menuju kawasan dekat Selat Bering. Banyak laporan menyebut ia tetap melanjutkan perjalanan meski menghadapi cuaca dingin ekstrem, keterbatasan makanan, dan isolasi panjang di alam liar.

Kajian perjalanan manusia yang dimuat dalam Journal of Historical Geography menjelaskan bahwa perjalanan lintas benua secara mandiri pada masa awal abad ke-20 merupakan tantangan besar karena minimnya infrastruktur transportasi dan komunikasi. Penelitian tersebut menyoroti bagaimana ketahanan fisik, kemampuan adaptasi, dan motivasi pribadi menjadi faktor utama bagi para penjelajah yang melakukan perjalanan ekstrem pada era tersebut.

Hingga kini, akhir perjalanan Lillian Alling masih menjadi misteri karena jejaknya perlahan menghilang tanpa catatan pasti. Kisahnya terus menarik perhatian karena memperlihatkan kombinasi antara keberanian, ketahanan mental, dan tekad manusia dalam menghadapi alam yang keras. Cerita tersebut juga menjadi salah satu legenda paling unik dalam sejarah perjalanan dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....