Es Batu Pernah Jadi Barang Mewah Impor yang Menghebohkan Batavia

  • 07 Mei 2026 06:23 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Kehadiran es batu di Indonesia pada masa kolonial pernah menjadi peristiwa yang mengundang rasa penasaran masyarakat. Pada pertengahan abad ke-19, balok-balok es didatangkan menggunakan kapal dari Boston menuju Batavia. Di masa ketika lemari pendingin belum dikenal luas, es menjadi barang langka yang dianggap mewah dan hanya dapat dinikmati oleh kalangan tertentu.

Balok es impor tersebut disimpan menggunakan bahan pelindung seperti wol dan serbuk kayu agar tidak cepat mencair selama perjalanan panjang melintasi lautan. Harga yang mahal membuat es lebih sering digunakan oleh pejabat kolonial dan kaum elite. Bagi masyarakat lokal saat itu, sensasi dingin dari es batu dianggap sebagai sesuatu yang unik dan belum pernah dirasakan sebelumnya.

Kajian sejarah perdagangan yang dimuat dalam Journal of Maritime History menjelaskan bahwa perdagangan es internasional pernah menjadi bisnis besar sebelum teknologi pendingin modern berkembang. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa pengiriman es dari Amerika ke berbagai negara tropis dilakukan menggunakan kapal khusus dengan sistem isolasi sederhana agar es dapat bertahan selama perjalanan panjang.

Seiring berkembangnya teknologi pendingin dan mesin pembuat es, keberadaan es batu menjadi hal yang mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Namun di balik kesederhanaannya saat ini, es batu pernah menjadi simbol kemewahan dan kemajuan teknologi pada zamannya. Kisah tersebut menjadi bagian menarik dari sejarah perdagangan dunia dan perubahan gaya hidup masyarakat di era kolonial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....