Gas dari Perut Babi Sempat Menyala saat Penanganan Medis

  • 07 Mei 2026 06:16 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Sebuah kejadian unik terjadi di kawasan Anshun ketika seekor babi betina mengalami pembengkakan perut parah setelah melahirkan. Kondisi tersebut membuat hewan itu tampak kesakitan dan berisiko mengalami gangguan kesehatan serius. Untuk menyelamatkan nyawanya, dokter hewan melakukan prosedur pengeluaran gas menggunakan jarum khusus guna mengurangi tekanan di dalam perut.

Saat proses penanganan berlangsung, gas yang keluar dari tubuh babi dilaporkan sempat menyala ketika terkena sumber api di dekat lokasi. Fenomena ini menarik perhatian banyak orang karena terlihat tidak biasa. Namun secara ilmiah, kondisi tersebut dapat terjadi akibat penumpukan gas mudah terbakar seperti metana yang dihasilkan dari proses fermentasi di dalam sistem pencernaan hewan ternak.

Kajian ilmiah yang dimuat dalam Journal of Animal Science menjelaskan bahwa gangguan pencernaan pada hewan ternak dapat menyebabkan akumulasi gas berlebih di dalam lambung atau usus. Penelitian tersebut menyebutkan bahwa gas hasil fermentasi mikroba, termasuk metana, dapat meningkat drastis ketika hewan mengalami gangguan metabolisme atau masalah pencernaan tertentu, sehingga perlu segera ditangani untuk mencegah komplikasi fatal.

Setelah gas berhasil dikeluarkan, kondisi babi dilaporkan berangsur membaik dan kembali stabil. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penanganan cepat dalam dunia kesehatan hewan ternak. Selain menunjukkan kemampuan medis veteriner dalam menyelamatkan hewan, kasus tersebut juga memperlihatkan bagaimana fenomena biologis yang terdengar aneh sebenarnya dapat dijelaskan melalui ilmu pengetahuan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....