Jazz Jadi Simbol Harmoni Dunia, Diperingati 30 April

  • 29 Apr 2026 10:39 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Dunia kembali memperingati Hari Jazz Internasional setiap 30 April, sebuah momentum global yang tidak hanya merayakan musik, tetapi juga nilai-nilai universal yang terkandung di dalamnya. Peringatan yang ditetapkan oleh UNESCO sejak tahun 2011 ini menegaskan bahwa jazz telah berkembang menjadi bahasa lintas batas—melampaui perbedaan budaya, negara, hingga ideologi. Melalui irama yang khas dan improvisasi yang kuat, jazz menghadirkan pesan tentang persatuan, kebebasan berekspresi, serta penghormatan terhadap kemanusiaan.

Inisiatif ini tidak terlepas dari peran penting Herbie Hancock, pianis jazz dunia yang juga menjabat sebagai Duta Besar UNESCO untuk dialog antarbudaya. Melalui Herbie Hancock Institute of Jazz, ia mendorong jazz sebagai sarana diplomasi budaya yang kini melibatkan berbagai kalangan, mulai dari musisi, akademisi, pelajar, hingga komunitas internasional.

Lebih dari sekadar genre musik, jazz dinilai sebagai ruang interaksi yang mengajarkan pentingnya mendengar, menghargai perbedaan, dan merespons secara harmonis. Nilai-nilai tersebut menjadikan jazz simbol perjuangan melawan diskriminasi, penguat kesetaraan, serta medium kebebasan berekspresi.

Pada tahun 2026, perayaan ke-15 International Jazz Day dipusatkan di Chicago, Amerika Serikat. Kota ini dipilih karena memiliki sejarah panjang dalam perkembangan jazz sejak awal abad ke-20, menjadi tempat tumbuhnya para legenda seperti Louis Armstrong, King Oliver, dan Jelly Roll Morton.

Hingga kini, Chicago tetap dikenal sebagai salah satu pusat jazz dunia dengan karakter musik yang ekspresif, ritmis, dan inovatif, serta didukung oleh berbagai festival dan komunitas yang terus menjaga eksistensinya. Melalui peringatan ini, UNESCO mengajak masyarakat global untuk menjadikan jazz sebagai inspirasi dalam membangun harmoni di tengah keberagaman. Di tengah dinamika dunia yang kerap diwarnai perbedaan, jazz hadir sebagai pengingat bahwa kebersamaan dapat tercipta ketika setiap individu mampu saling menghargai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....