Hewan yang Mampu Bertahan di Lingkungan Ekstrem

  • 25 Apr 2026 22:11 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Tidak semua makhluk hidup bergantung pada lingkungan yang nyaman untuk bertahan. Beberapa hewan justru berkembang di kondisi ekstrem yang sulit ditempati sebagian besar spesies.

Fenomena ini terjadi karena proses adaptasi yang berlangsung sangat lama dalam evolusi. Menurut penelitian dalam jurnal Nature Ecology & Evolution, kemampuan hidup di lingkungan ekstrem merupakan hasil penyesuaian biologis yang memungkinkan spesies bertahan dalam kondisi tidak ramah.

Salah satu contoh adalah tardigrade atau beruang air yang berukuran mikroskopis. Hewan ini mampu bertahan dalam suhu ekstrem, tekanan tinggi, bahkan kondisi tanpa air dalam waktu tertentu.

Di wilayah kutub, ikan es mampu hidup di perairan bersuhu sangat rendah. Tubuhnya menghasilkan protein khusus yang mencegah cairan dalam tubuh membeku.

Sementara itu, di lingkungan gurun yang kering, unta mampu bertahan dengan pasokan air terbatas. Sistem tubuhnya membantu menghemat cairan dan menyimpan energi untuk waktu yang lama.

Di dasar laut, cacing tabung raksasa hidup di sekitar ventilasi hidrotermal. Meski berada di tekanan tinggi dan suhu panas, hewan ini tetap mampu bertahan.

Ada pula katak kayu yang mampu menghentikan sebagian fungsi tubuhnya saat membeku di musim dingin. Ketika suhu kembali naik, aktivitas tubuhnya dapat pulih seperti semula.

Keberagaman kemampuan ini menunjukkan bahwa setiap spesies memiliki cara unik dalam menghadapi lingkungannya. Adaptasi menjadi kunci utama dalam mempertahankan kelangsungan hidup.

Dengan demikian, hewan-hewan tersebut menjadi bukti bahwa kehidupan dapat bertahan di berbagai kondisi ekstrem. Fenomena ini memperlihatkan betapa luasnya kemampuan alam dalam menciptakan keseimbangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....