Perempuan di Balik Suksesnya Jembatan Brooklyn

  • 20 Apr 2026 20:20 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Emily Warren Roebling mungkin tidak sepopuler tokoh-tokoh besar dalam sejarah teknik, namun perannya dalam pembangunan Jembatan Brooklyn di New York sangatlah krusial. Lahir pada tahun 1843, Emily awalnya dikenal sebagai istri dari Washington Roebling, kepala insinyur proyek ambisius tersebut.

Pembangunan Jembatan Brooklyn menghadapi tantangan besar ketika Washington Roebling jatuh sakit akibat penyakit dekompresi yang dideritanya selama bekerja di bawah air. Dalam kondisi tersebut, Emily mengambil alih peran penting yang menentukan kelangsungan proyek.

Dengan tekad kuat, ia mempelajari berbagai disiplin ilmu, mulai dari teknik konstruksi, matematika, hingga manajemen proyek. Emily kemudian menjadi penghubung utama antara suaminya yang terbaring sakit dan para insinyur serta pekerja di lapangan. Ia juga terlibat langsung dalam pengambilan keputusan teknis dan pengawasan pembangunan.

Menurut kajian dalam jurnal Journal of Construction Engineering and Management keterlibatan Emily Warren Roebling menjadi salah satu contoh awal kontribusi perempuan dalam bidang teknik modern, sekaligus membuktikan bahwa kepemimpinan berbasis pengetahuan dan ketekunan mampu mengatasi keterbatasan struktural pada masa itu.

Berkat dedikasi dan kecerdasannya, proyek Jembatan Brooklyn akhirnya selesai pada tahun 1883. Emily bahkan menjadi orang pertama yang secara simbolis melintasi jembatan tersebut, sebagai bentuk penghormatan atas kontribusinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....