Sleepwalking:Fenomena Berjalan saat Tidur yang Masih Menyimpan Misteri
- 03 Apr 2026 12:39 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Gangguan tidur yang dikenal sebagai Sleepwalking atau berjalan saat tidur menjadi salah satu fenomena unik yang masih menarik perhatian para ahli kesehatan. Kondisi ini membuat seseorang melakukan aktivitas fisik, seperti berjalan atau berbicara, dalam keadaan tertidur tanpa disadari.
Sleepwalking termasuk dalam kategori gangguan tidur yang disebut Parasomnia, yaitu perilaku tidak normal yang terjadi saat seseorang berada dalam fase tidur. Umumnya, kondisi ini terjadi pada fase tidur dalam (deep sleep) dan lebih sering dialami oleh anak-anak, meski orang dewasa juga dapat mengalaminya.
| Baca juga: Botol Tumbler Bukan Sekadar Tempat Minum |
Dilansir dari Mayo Clinic & National Health Service dimana Para ahli di bidang Neurologi menjelaskan bahwa sleepwalking terjadi ketika otak berada di antara kondisi tidur dan terjaga. Akibatnya, tubuh bisa bergerak aktif sementara kesadaran masih dalam keadaan tidur.
Gejala sleepwalking bervariasi, mulai dari duduk di tempat tidur, berjalan di dalam rumah, hingga melakukan aktivitas sederhana seperti membuka pintu. Dalam beberapa kasus, penderita bahkan bisa berbicara atau melakukan rutinitas tertentu tanpa ingatan setelah terbangun.
Sejumlah faktor diketahui dapat memicu kondisi ini, di antaranya kurang tidur, stres, demam, hingga faktor genetik. Selain itu, gangguan ini juga bisa berkaitan dengan kondisi medis lain yang memengaruhi kualitas tidur.
Meski umumnya tidak berbahaya, sleepwalking tetap perlu diwaspadai. Aktivitas tanpa sadar dapat meningkatkan risiko cedera, terutama jika penderita keluar rumah atau berada di lingkungan yang tidak aman.
Penanganan sleepwalking biasanya tidak memerlukan pengobatan khusus, terutama jika terjadi ringan. Namun, dokter dapat menyarankan perbaikan pola tidur, manajemen stres, hingga terapi tertentu jika kondisi terjadi berulang atau membahayakan.
Fenomena sleepwalking menunjukkan bahwa tidur bukanlah kondisi pasif sepenuhnya. Aktivitas otak yang kompleks selama tidur masih menyimpan banyak misteri, dan penelitian terus dilakukan untuk memahami lebih dalam hubungan antara tidur, kesadaran, dan perilaku manusia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....