Melestarikan Lagu Daerah Indonesia

  • 29 Sep 2025 16:21 WIB
  •  Kendari

KBRN, Kendari: Lagu tradisional merupakan bagian penting dari kekayaan budaya Indonesia yang tumbuh dan berkembang bersama kehidupan masyarakat. Setiap lagu daerah tidak hanya menjadi bentuk hiburan, tetapi juga sarat akan nilai-nilai pendidikan, sejarah, serta kearifan lokal. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyebutkan bahwa lagu daerah adalah salah satu bentuk warisan budaya takbenda yang harus dikenalkan sejak dini sebagai bagian dari penguatan identitas nasional (Kemendikbudristek, 2022).

Salah satu contoh lagu tradisional yang mencerminkan nilai budaya lokal adalah "Peia Tawa-Tawa" dari Sulawesi Tenggara. Lagu ini biasa dinyanyikan dalam berbagai upacara adat oleh masyarakat Tolaki. Irama dan liriknya yang ceria melambangkan semangat gotong royong dan rasa persaudaraan. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulawesi Tenggara menjelaskan bahwa lagu ini juga menjadi bagian penting dalam tarian penyambutan tamu kehormatan, menjadikannya simbol keramahan khas daerah tersebut (Disbudpar Sultra, 2021). Sayangnya, lagu-lagu seperti ini mulai jarang terdengar, terutama di lingkungan perkotaan.

Untuk menjaga eksistensi lagu tradisional, diperlukan peran aktif dari sekolah, keluarga, dan pemerintah. Pengintegrasian lagu daerah dalam kurikulum muatan lokal, festival seni pelajar, hingga digitalisasi lagu-lagu tradisional dapat menjadi solusi pelestarian. Lebih dari sekadar nyanyian, lagu daerah mengandung pesan yang dapat memperkuat rasa cinta tanah air dan kebanggaan terhadap budaya sendiri. Dengan mengenalkan kembali lagu-lagu tradisional kepada generasi muda, kita ikut menjaga keberagaman budaya Indonesia agar tidak hilang ditelan zaman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....