Film Bila Esok Ibu Tiada Menguras Emosi dan Air Mata
- 20 Nov 2024 14:33 WIB
- Kendari
KBRN,Kendari : Syurga di telapak kaki ibu. Kasih sayang seorang ibu tak pernah habis untuk keluarga dan anak – anaknya. Ibu selalu berkorban demi kebagaian anak – anaknya.
Kasih ibu tak terhingga sepanjang masa. Kadang-kadang, kita tidak menyadari hal-hal yang telah dilakukan ibu terhadap kita sebab ibu selalu mengerjakan segala sesuatu dengan sempurna.
Pengorbanan dan jasa dari ibu amat besar dan bahkan tidak mungkin dapat dibalas. Namun, seberapa penting keberadaan seorang ibu bagi kita? Membahas masalah ibu tentunya dapat menguras air mata apalagi jika seseorang telah ditinggal ibu.
Banyak anak –anak yang masih kecil bahkan masih bayi telah ditinggal ibunya. Mereka tidak dapat merasakan kasih sayang seorang ibu bahkan tidak mengenal sosok seorang ibu. Kalau sudah berbicara soal ibu, rasanya tidak lengkap kalau tidak dibarengi dengan rasa haru.
Apalagi, kalau menonton film dan membaca buku tentang ibu, bahkan sesederhana menonton dan membaca cerita singkat yang bertebaran di medsos saja, sudah bisa bikin kita banjir air mata. Membahas masalah ibu , tepat tanggal 16 September yang lalu , ada film tentang ibu yang merilis teaser poster bahkan telah tayang di bioskop.
Film ini berjudul Bila Esok Ibu Tiada yang disutradarai oleh Rudy Soedjarwo. Dari judulnya saja sudah langsung bikin kita berlinang air mata. Film ini diangkat dari novel berjudul sama karya Nuy Nagiga, yang kemudian diproduksi oleh Leo Pictures menjadi film layar lebar.
Bila Esok Ibu Tiada merupakan film yang mengangkat genre keluarga, menceritakan kisah cinta antara ibu dan keempat anaknya. Film garapan sutradara Ada Apa dengan Cinta? (2002) ini dibintangi oleh sederet aktor dan aktris tanah air ternama dan beberapa aktor senior.
Berfokus kepada lima tokoh utama, film ini menghadirkan aktris senior Christine Hakim sebagai Ibu, dan keempat anaknya yang dibintangi oleh Fedi Nuril, Adinia Wirasti, Amanda Manopo, dan Yasmin Napper. Selain kelima aktor tersebut, ada juga beberapa pemeran pendukung seperti aktor senior Slamet Rahardjo, Baim Wong, Hana Saraswati, Nunu Datau, dan Immanuel Caesar Hito.
Salah seorang remaja Apriliyanti setelah menonton film yang ditayangkan di salah satu Bioskop yang menguras emosi serta airmata para penonton yang memadati gedung tersebut langsung menghampiri ibunya serta memeluk dan meminta maaf kepada ibunya disertai dengan derai airmata, Jumat 15 November 2024.
Dimana ibunya yang juga ikut menyaksikan serta menonton penayangan perdana film tersebut. Aprilyanti mengatakan ia tidak bisa membayangkan hidupnya jika berpisah atau ditinggal oleh ibunya.
Film layar lebar Bila Esok Ibu Tiada mengajarkan kita semua untuk menghormati orang tua terutama ibu,karena jasa dan pengorbanan seorang ibu serta cinta kasihnya teramat besar untuk anak – anaknya dan tak mungkin akan terbalaskan. Ujarnya di sela –sela isak tangisnya setelah menyaksikan film Bila Esok Ibu Tiada.
Bila Esok Ibu Tiada bercerita tentang sebuah keluarga yang baru saja kehilangan sosok suami dan ayah bernama Haryo (Slamet Rahardjo). Rangka (Adinia Wirasti) sebagai tulang punggung keluarga yang terlalu otoriter, membuat hubungan kakak-beradik di dalam keluarga itu renggang.
Sementara itu sang ibu, Rahmi (Christine Hakim), berharap agar keempat anaknya bisa hidup rukun dan saling menjaga. Konflik demi konflik terus hadir dan membuat keluarga ini semakin tidak harmonis.
Akankah keempat anak ini berhasil mengabulkan keinginan terakhir Rahmi ? Jangan lewatkan Filmnya yang dapat mengajarkan kita semua arti seorang ibu dalam hidup kita dengan pengorbanan yang diberikan untuk kebahagian keluarga dan anak - anaknya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....