DPPM Kemdiktisaintek RI, Dosen UHO Dorong Jamur Tiram Jadi Produk Unggulan
- 13 Agt 2026 07:47 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Tim dosen Universitas Halu Oleo (UHO) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program Pemberdayaan Mitra Usaha Produk Unggulan Daerah (PM-UPUD) yang berfokus pada pengembangan usaha jamur tiram dan produk pangan olahannya sebagai salah satu produk unggulan potensial Kota Kendari. Kegiatan ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek RI) Minggu, 9 Agustus 2026.
Program pemberdayaan melibatkan dua mitra usaha, yaitu UKM Rumah Jamur Billionare, yang bergerak dalam produksi dan budidaya jamur tiram, serta UKM Annisa Mandiri, yang mengembangkan berbagai produk pangan olahan. Kedua UKM tersebut memiliki potensi yang besar untuk berkembang, seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat terhadap pangan lokal yang bergizi, praktis, dan memiliki nilai tambah ekonomi.
Meskipun memiliki prospek usaha yang menjanjikan, kedua mitra masih menghadapi sejumlah kendala, terutama pada aspek produksi, pemasaran, dan manajemen usaha. Kapasitas produksi yang masih terbatas menyebabkan sebagian permintaan pasar belum dapat dipenuhi. Selain itu, promosi dan distribusi produk masih dilakukan secara sederhana sehingga jangkauan pemasaran dan peluang pasar yang tersedia belum dimanfaatkan secara optimal.
Pada UKM Rumah Jamur Billionare, kegiatan diarahkan pada peningkatan kemandirian produksi baglog jamur. Tim dosen UHO memberikan pendampingan, pelatihan teknis, serta membantu penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Sementara itu, pemberdayaan pada UKM Annisa Mandiri difokuskan pada diversifikasi dan peningkatan mutu produk olahan, yang meliputi pengembangan varian baru berdasarkan kebutuhan pasar, baik dari aspek rasa, jenis olahan maupun ukuran produk. Mitra juga memperoleh pelatihan formulasi produk dan dukungan peningkatan teknologi produksi melalui pemanfaatan peralatan seperti mixer, sealer, dan dehydrator, yang diikuti dengan serangkaian uji coba formulasi.
Untuk menjamin konsistensi dan mutu produk, tim pelaksana juga mendampingi penyusunan SOP pengolahan serta penerapan pengujian mutu, antara lain kadar air, keamanan produk, dan umur simpan. Penguatan pada aspek tersebut diharapkan mampu menghasilkan produk olahan jamur yang lebih berkualitas, aman, memiliki daya simpan lebih baik, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Melalui dukungan DPPM Kemdiktisaintek RI, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam menghilirkan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku UKM diharapkan tidak berhenti pada peningkatan keterampilan produksi, tetapi juga mampu menciptakan usaha yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Pengembangan jamur tiram beserta produk olahannya juga memiliki nilai strategis bagi Kota Kendari karena memanfaatkan potensi pangan lokal untuk menghasilkan produk bernilai tambah.
Program ini sekaligus memperkuat peran Universitas Halu Oleo dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pengembangan UKM berbasis inovasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....