Kendari Permudah Syarat Dokumen UMKM tanpa Biaya
- 26 Jun 2026 17:54 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Pengusaha UMKM di Kota Kendari, saat ini tidak lagi ada hambatan biaya maupun persyaratan berbelit‑belit untuk melakukan pengurusan legalitas usaha sekaligus sertifikasi halal. Melalui Program Wajib Halal Oktober atau WHO pemerintah daerah memberikan kemudahan seluruh proses pendampingan, penyusunan dokumen, hingga penerbitan Nomor Induk Berusaha dan identifikasi sertifikasi halal yang dilakukan secara gratis dengan didampingi konsultan khusus.
Staf Bidang Kemasan sekaligus Konsultan Pendamping UMKM Kota Kendari Triska menjelaskan, kebijakan tersebut disusun sebagai solusi atas masih banyak pengusaha baru UMKM bergerak mengurus administrasi kehalalannya hanya saat mendesak ketika hendak mengajukan pinjaman program Kredit Usaha Rakyat.
Menurutnya, tidak dibutuhkan berkas tebal atau syarat rumit bagi pengusaha UMKM , cukup membawa identitas berupa KTP, nomor telepon aktif, alamat surel, serta pas foto memperlihatkan bentuk atau lokasi kegiatan usahanya. Dari berkas‑berkas tersebut , tim pendamping akan memproses hingga selesai dokumen Nomor Induk Berusaha dan identifikasi sertifikasi halal .
“Cukup membawa persyaratan ringkas tersebut, kami akan langsung membantu membuatkan nomor identitas sertifikasi sekaligus NIB secara lengkap tanpa memungut biaya sepeser pun,” jelas Triska saat memaparkan kemudahan layanan yang disediakan.
Betdasarkan data sepanjang tahun 2025 sudah tercatat sekitar 600 pelaku yang berhasil memiliki NIB, sementara pada awal tahun 2026 ini jumlah tambahan baru yang terproses telah mencapai 10 unit. Keberadaan kedua dokumen ini dinilai bukan sekadar tanda sah berdiri usaha, melainkan kunci pembuka akses peluang lebih besar. Dengan NIB yang lengkap, pelaku akan jauh lebih mudah diakui dalam mengajukan bantuan modal, pembiayaan perbankan, maupun akses ke berbagai program kemitraan pasar.
Dengan semakin banyaknya UMKM yang dibekali dokumen lengkap sejak dini, perekonomian rakyat di Kendari siap bersaing baik di pasar lokal maupun menghadapi persaingan yang lebih luas dan terbuka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....