UMKM Lokal Beradaptasi di Era Digital
- 12 Mei 2026 20:05 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal kini terus beradaptasi menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Pemanfaatan media sosial, marketplace, hingga sistem pembayaran non tunai menjadi langkah yang dilakukan para pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk.
Sejumlah pelaku UMKM mengaku transformasi digital membantu usaha mereka tetap bertahan di tengah perubahan pola belanja masyarakat. Jika sebelumnya penjualan hanya dilakukan secara langsung, kini promosi dan transaksi dapat dilakukan melalui platform digital yang lebih praktis dan cepat.
Selain memanfaatkan media sosial untuk pemasaran, pelaku UMKM juga mulai meningkatkan kualitas produk dan layanan agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Kemasan produk yang menarik, pelayanan responsif, serta konsistensi kualitas menjadi perhatian utama dalam menarik minat konsumen.
Pemerintah dan berbagai komunitas usaha turut mendorong percepatan digitalisasi UMKM melalui pelatihan pemasaran digital, fotografi produk, hingga pengelolaan keuangan berbasis aplikasi. Langkah tersebut dinilai penting agar pelaku usaha mampu mengikuti perkembangan zaman dan memahami kebutuhan pasar modern.
| Baca juga: Meriahkan Lokalove Wakatobi 2026 |
Digitalisasi juga membuka peluang baru bagi UMKM untuk menjangkau konsumen di luar daerah bahkan hingga pasar nasional. Dengan dukungan teknologi, pelaku usaha dapat mempromosikan produk secara lebih efektif tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Adaptasi di era digital diharapkan menjadi momentum kebangkitan UMKM lokal agar semakin berkembang, inovatif, dan mampu menjadi penggerak perekonomian masyarakat. Masyarakat pun diajak untuk terus mendukung produk lokal sebagai bentuk kontribusi dalam memperkuat ekonomi daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....