Terapkan Pembayaran QRIS, Omset Kopi Jalanan Kendari Meningkat

  • 25 Nov 2025 08:40 WIB
  •  Kendari

KBRN, Kendari: Pelaku usaha minuman kopi jalanan di Kota Kendari, dengan brand "Sinimi Ngopi", terus berupaya memperluas layanan dan meningkatkan kenyamanan pelanggan.

Pemilik usaha, yang akrab disapa Ical, mengatakan usahanya dibuka untuk memberikan alternatif kopi terjangkau bagi masyarakat, terutama di kawasan MTQ yang kini semakin ramai.

“Awalnya saya ingin mencari konsep baru. Setelah melihat referensi, saya memilih membuka street coffee karena lebih dekat dengan pelanggan,” ujarnya saat ditemui.

Untuk menu, Sinimi Ngopi menawarkan beberapa varian minuman, dengan andan Latte menjadi produk yang paling laris.

Meski demikian, usaha ini memiliki tantangan tersendiri, terutama saat musim hujan karena lokasi berjualan tidak memiliki tempat berteduh.

“Hujan itu tantangan terbesar. Pelanggan biasanya berpikir dua kali untuk datang karena area basah dan tidak ada tempat teduh,” jelasnya Ical.

Dalam pengembangannya, Sinimi Ngopi, mulai menerapkan layanan pembayaran digital atau QRIS, dua bulan setelah usaha berjalan.

Menurut Ical, penggunaan QRIS mempermudah transaksi dan menyesuaikan kebutuhan konsumen, khususnya kalangan muda yang lebih banyak menggunakan metode cashless.

“Sekarang Gen Z lebih suka cashless. Banyak pelanggan yang tanya apakah bisa bayar pakai QRIS. Sebelum ada QRIS, mereka sering batal beli karena tidak bawa uang tunai,” katanya.

Setelah menggunakan QRIS, Ical mengakui terjadi peningkatan penjualan.

Hal itu terlihat dari rata-rata omset harian yang mencapai Rp1 juta kotor pada hari biasa dengan keuntungan bersih sekitar Rp600.000 ribu.

Pada malam Minggu, omset bisa naik hingga Rp1,5 –Rp2 juta, dengan keuntungan bersih sekitar Rp1 juta

Meski bermanfaat, QRIS juga memiliki kendala, terutama gangguan jaringan ketika kawasan MTQ sedang ramai atau saat ada konser.

“Kalau jaringan bermasalah, transaksi bisa gagal dan kadang pelanggan membatalkan pembelian,” tambahnya.

Selain promosi langsung kepada pelanggan, Sinimi Ngopi juga memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan WhatsApp untuk menarik pembeli.

Ical berharap usahanya dapat terus berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap UMKM minuman kekinian di Kendari. (Andi Alfiansyah Nasrialdi).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....