Pemkot Kendari Siapkan Krisna Lokal, Fokus Latih SDM

  • 28 Okt 2025 18:23 WIB
  •  Kendari

KBRN, Kendari: Komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal dan UMKM semakin kuat. Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, mengumumkan rencana ambisius untuk mendirikan sentra promosi produk unggulan daerah yang terinspirasi dari model bisnis sukses, seperti 'Krisna' di Bali.

Rencana tersebut diungkapkan Siska Karina Imran saat membuka kegiatan Temu Bisnis Kota Kendari 2025 di salah satu hotel Kendari, Senin (27/10/2025), yang dihadiri Wakil Wali Kota, para Kepala OPD, Ketua Kadin Kota Kendari, serta perwakilan sektor swasta dan pelaku UMKM.

"Target kita ke depannya menyediakan satu sentral untuk mempromosikan produk-produk unggulan yang ada di Kota Kendari. Jadi, kita akan buat semacam Krisna yang ada di Bali, akan hadir di Kendari untuk seluruh produk-produk dari masyarakat kita," tegas Wali Kota.

Sentra promosi ini dirancang untuk mempermudah tamu atau wisatawan mencari dan membawa pulang oleh-oleh khas Kendari, yang pada gilirannya akan meningkatkan perputaran ekonomi lokal.

Selain fokus pada pemasaran, Pemkot Kendari juga berinvestasi besar pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan permodalan. Wali Kota menyebutkan perencanaan untuk gedung pelatihan bakat dan minat masyarakat tengah dipersiapkan. Lokasi pelatihan ini direncanakan akan terpusat di area kolam retensi.

"Saat ini kita sudah mengecek setiap kelurahan, setiap masyarakat kita, misal si A si B minatnya apa, bakatnya apa, untuk kita latih di satu rumah tempatnya itu di kolam retensi," jelasnya.

Dari sisi finansial, Wali Kota Siska meyakinkan dukungan modal bagi pelaku usaha sudah berjalan. "Bantuan modal sudah kita jalankan. Pemerintah kota memberikan bantuan modal UMKM tanpa bunga," tutupnya

Langkah-langkah strategis ini menunjukkan upaya terintegrasi Pemkot Kendari, mulai dari hulu (pelatihan dan modal tanpa bunga) hingga hilir (sentra promosi produk), dalam mendorong UMKM menjadi pilar utama kemajuan ekonomi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....