IHSG Melemah di Awal Perdagangan Pekan Ini
- 21 Sep 2026 10:34 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG kembali bergerak melemah pada awal perdagangan Senin, 21 September 2026. Tekanan terjadi setelah indeks pada perdagangan akhir pekan lalu ditutup di level 6.441,15.
Pada pembukaan perdagangan awal pekan, IHSG berada di sekitar level 6.432, melanjutkan tekanan dari sesi sebelumnya. Pelemahan pasar saham domestik turut dipengaruhi aksi jual investor asing yang pada perdagangan Jumat mencapai sekitar 1,79 triliun rupiah.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar seperti BBCA, BMRI, AMMN, TLKM, dan DSSA tercatat menjadi saham yang banyak dilepas oleh investor asing pada perdagangan sebelumnya.
Sementara itu, pergerakan sejumlah saham yang masuk dalam indeks LQ45 juga berada di zona merah. Saham EXCL, MBMA, dan ADII termasuk di antara saham yang mengalami tekanan pada awal perdagangan.
Meski IHSG masih berada dalam tekanan, pelaku pasar juga mencermati peluang terjadinya pembalikan arah. BNI Sekuritas memperkirakan IHSG memiliki peluang mengalami technical rebound, dengan area penguatan yang diproyeksikan berada di kisaran 6.500 hingga 6.550.
Perhatian investor pada pekan ini juga tertuju pada agenda Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 23 September 2026. Keputusan terkait kebijakan suku bunga menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi sentimen pasar domestik.
Di tengah dinamika tersebut, investor masih mencermati perkembangan pasar global, arus dana asing, serta sejumlah indikator ekonomi yang dapat memengaruhi pergerakan IHSG sepanjang perdagangan pekan ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....