Saham Indosat (ISAT) Meroket Lebih dari 40 persen dalam Sebulan

  • 23 Agt 2026 08:20 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Kinerja saham PT Indosat Tbk (ISAT) sukses mencuri perhatian pelaku pasar modal sepanjang bulan Agustus 2026. Dalam sebulan terakhir, harga saham perusahaan telekomunikasi ini tercatat melonjak tajam lebih dari 40%, merangkak naik dari kisaran Rp1.900 pada awal bulan hingga sempat menyentuh level puncak di atas Rp2.740 per lembar saham.

Tren pergerakan yang sangat positif ini didorong oleh fundamental perusahaan yang semakin solid serta strategi ekspansi teknologi yang menjanjikan.

Berikut adalah tiga katalis utama yang menjadi pemicu pergerakan masif saham ISAT di bursa:

  • Laba Bersih Semester I-2026 yang Fantastis: Pada paruh pertama tahun 2026, Indosat berhasil membukukan pertumbuhan finansial yang luar biasa. Tingkat efisiensi yang baik membuat laba bersih perseroan melonjak signifikan secara tahunan, yang juga diiringi dengan pertumbuhan pendapatan serta margin EBITDA yang sehat.
  • Kejutan Pendapatan dari Bisnis AI Cloud: Segmen bisnis baru AI Cloud (NeoCloud) menjadi motor penggerak tak terduga. Sepanjang Semester I-2026, lini bisnis ini sukses menyumbang pendapatan sebesar US$ 33 juta, angka yang bahkan telah melampaui total capaiannya di sepanjang tahun 2025. Capaian ini memicu optimisme investor terhadap langkah adaptif perusahaan dalam menyambut era kecerdasan buatan.
  • Sentimen Positif Jelang RUPSLB: Diumumkannya jadwal Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada akhir September 2026 mendatang semakin memompa antusiasme pasar. Para pelaku pasar menantikan gebrakan baru maupun potensi aksi korporasi strategis lanjutan dari pihak manajemen.

Meski tren kenaikan harga yang sangat cepat ini sempat memicu aksi ambil untung (profit taking) dari sejumlah investor asing di pertengahan bulan, secara akumulatif pergerakan saham ISAT masih berada dalam tren bullish yang sangat kuat. Adaptabilitas Indosat di sektor infrastruktur digital dinilai akan terus menjaga daya tarik saham ini ke depannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....