Harga BBM Bersubsidi dan Elpigi Tidak Naik
- 06 Jun 2026 18:28 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID Kendari - Kondisi ekonomi Indonesia sedang diuji di tengah gejolak harga minyak dunia yang masih tinggi. Tekanan itu diikuti pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh angka Rp18.000 per dolar AS, sehingga menimbulkan kekhawatiran publik akan kemungkinan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji bersubsidi.
Namun kekhawatiran tersebut dijawab tegas oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Dalam pernyataan yang dikutip Kompas.com, Jumat 5 Juni 2026, Bahlil menegaskan harga BBM dan elpiji subsidi tidak akan dinaikkan sampai akhir tahun ini.
"Saya mengulangi lagi bahwa urusan BBM subsidi, elpiji subsidi, Insyaallah doakan tidak akan kita naikkan sampai dengan 31 Desember (2026)," kata Bahlil.
Bahlil mengakui ada dorongan dari berbagai pihak agar pemerintah menyesuaikan harga subsidi seiring tekanan global. Meski demikian, ia menyatakan pemerintah, atas arahan Presiden, memilih mempertahankan kebijakan harga subsidi demi melindungi daya beli masyarakat.
"Sudah saatnya pada saat kondisi global yang tidak menentu, kondisi global yang tidak terlalu baik-baik saja, kita pemerintah atas arahan Bapak Presiden dan sekaligus sebagai kader Partai Golkar, sudah selayaknya harus berpihak betul kepada rakyat," ujarnya.
Pernyataan itu menegaskan, upaya menjaga stabilitas ekonomi domestik menjadi alasan utama keputusan mempertahankan subsidi. Bahlil menyebut kebijakan ini juga telah diulang sebelumnya pada pernyataannya di Kementerian ESDM pertengahan Mei 2026, dan pemerintah berkomitmen untuk menjaga agar subsidi BBM dan elpiji tetap stabil hingga akhir tahun.
Dampak ekonomi makro dari tetap dipertahankannya subsidi—seperti tekanan anggaran negara dan implikasi fiskal—menjadi bagian perhitungan pemerintah yang akan terus dipantau. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk mengikuti informasi resmi pemerintah terkait kebijakan energi dan harga bahan bakar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....