Resiko Investasi Emas yang Wajib Diketahui
- 11 Jul 2025 10:12 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari: Emas sering dianggap sebagai instrumen investasi yang aman, terutama saat terjadi gejolak ekonomi. Banyak masyarakat menjadikan emas sebagai pilihan utama karena dianggap stabil dan tahan inflasi. Namun, di balik citra aman tersebut, investasi emas tetap memiliki sejumlah risiko yang perlu dipahami oleh para investor, baik pemula maupun berpengalaman.
Salah satu risiko utama dalam investasi emas adalah fluktuasi harga yang bisa terjadi dalam jangka pendek. Harga emas sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti nilai tukar dolar AS, suku bunga global, hingga kondisi geopolitik. Ketidakstabilan ini dapat menyebabkan kerugian jika investor membeli di harga tinggi lalu menjual saat harga turun.
Menurut Felicia Tandiono, perencana keuangan dan pendiri FinWise Indonesia, emas memang cocok untuk tujuan jangka panjang, tetapi bukan tanpa risiko.
“Banyak orang lupa bahwa harga emas bisa stagnan dalam waktu lama. Kalau tujuannya jangka pendek, lebih baik pikir ulang,” kata Felicia saat ditemui dalam webinar Literasi Investasi, April 2025.
Selain fluktuasi harga, ada juga risiko biaya tersembunyi seperti biaya penyimpanan, asuransi, atau potongan saat menjual kembali emas fisik. Sementara untuk emas digital atau tabungan emas, risiko bisa muncul dari kebijakan platform atau lembaga penyedia. Investor juga perlu memperhatikan likuiditas, terutama untuk emas batangan dengan ukuran besar yang mungkin sulit dijual dengan cepat.
Muhammad Arif Rachman, analis komoditas dari Institute of Economic Outlook, menekankan pentingnya edukasi sebelum berinvestasi. “Emas bukan solusi semua masalah keuangan. Jangan ikut-ikutan tren tanpa tahu karakteristik dan resikonya,” ujar Arif dalam wawancara dengan CNBC Indonesia pada Mei 2025.
Investasi emas bisa menjadi pelindung kekayaan yang efektif jika dilakukan dengan strategi yang tepat. Namun, pemahaman akan risiko tetap krusial agar tidak terjebak dalam ekspektasi yang keliru. Diversifikasi portofolio, perencanaan jangka waktu, dan edukasi berkelanjutan adalah kunci agar investasi emas benar-benar menguntungkan, bukan sekadar ikut arus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....