Kemandirian Ekonomi Melalui Permodalan Nasional Madani Mekaar
- 09 Jul 2025 12:05 WIB
- Kendari
KBRN,Kendari : Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 1 Kendari kembali menghadirkan dialog interaktif bertema “Membangun Kemandirian Ekonomi Masyarakat melalui PNM Mekaar” Selasa (9/7/2025).
Acara ini menghadirkan dua narasumber kompeten, yakni Waode Padang Nirwanasari selaku Manajer Regional PNM Mekaar, serta pengamat ekonomi dan Ketua IKM-UKM Sultra, Dr. H. Abdul Hakim, SE., M.S. Dialog dipandu oleh penyiar RRI Kendari, Yudha.
Dalam paparannya, Waode Padang Nirwanasari menjelaskan bahwa Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dari Permodalan Nasional Madani (PNM) hadir sebagai solusi nyata untuk mendorong pelaku usaha ultra mikro, khususnya perempuan prasejahtera, agar dapat mandiri secara ekonomi.
“PNM Mekaar bukan hanya pembiayaan, tetapi juga pendampingan usaha secara berkelanjutan. Kami mendampingi nasabah dari nol, termasuk bagaimana mengelola keuangan dan memperluas jaringan usaha,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Abdul Hakim menilai kehadiran PNM Mekaar menjadi elemen penting dalam ekosistem pemberdayaan UMKM di daerah. Menurutnya, program ini berkontribusi langsung pada penurunan angka kemiskinan dan peningkatan indeks kemandirian masyarakat.
“Jika pelaku UMKM didampingi secara tepat, maka potensi kemandirian ekonomi lokal sangat besar. Perlu dukungan ekosistem yang solid, termasuk dari media seperti RRI yang terus mengedukasi publik,” terang Abdul Hakim yang juga menjabat sebagai Ketua IKM-UKM Sultra.
Dialog interaktif ini juga disambut antusias oleh para pendengar yang aktif memberikan pertanyaan dan pengalaman usaha mereka. Melalui siaran ini, RRI Kendari kembali menunjukkan komitmennya sebagai media yang turut membangun masyarakat melalui siaran informatif dan edukatif.
Acara yang berlangsung selama satu jam ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak pelaku usaha mikro untuk berani mandiri dan memanfaatkan akses pembiayaan serta pelatihan yang tersedia melalui PNM Mekaar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....