Harga Bitcoin Melemah Akibat Ketegangan Geopolitik Global
- 22 Jun 2025 21:13 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari: Harga Bitcoin mengalami penurunan signifikan pada pertengahan tahun 2025, terdampak langsung oleh ketegangan geopolitik yang meningkat di berbagai wilayah dunia. Konflik yang berlangsung antara beberapa negara telah menimbulkan ketidakpastian di pasar keuangan global, membuat investor cenderung menarik diri dari aset berisiko seperti cryptocurrency.
Menurut data pasar, Bitcoin sempat turun dari level US$108.000 ke kisaran US$100.000 dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini diperparah oleh kekhawatiran terhadap kebijakan moneter yang belum jelas dari Federal Reserve Amerika Serikat, yang berpotensi mempengaruhi likuiditas pasar, seperti yang dilaporkan dalam artikel “Bitcoin Price Rises. Watch the Dollar for Clues on Where Cryptos Goes Next” oleh Barron’s.
Para analis mengingatkan bahwa volatilitas harga Bitcoin tetap tinggi dan sensitif terhadap perkembangan politik serta ekonomi global. Meskipun demikian, beberapa investor masih memandang penurunan ini sebagai kesempatan untuk membeli dengan harga diskon, menantikan pemulihan pasar di masa mendatang.
Bitcoin, sebagai aset digital terdepan, terus menjadi barometer sentimen pasar terhadap risiko global dan kebijakan ekonomi. Ke depannya, harga Bitcoin diperkirakan akan tetap fluktuatif seiring dinamika geopolitik yang belum mereda. Informasi selengkapnya mengenai volatilitas pasar ini dapat dibaca di artikel “5 Things to Know Before the Stock Market Opens” di Investopedia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....