Enam Bulan Beruntun Bitcoin terus Merosot

  • 31 Mar 2026 14:18 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Aset kripto pertama dan yang paling populer di dunia, Bitcoin (BTC) terus alami pelemahan dalam enam bulan belakangan. Terhitung dari Agustus 2025 hingga Maret 2026 BTC merosot hampir 50 persen.

Pada Agustus 2025 menjadi puncak kejayaan BTC karena mampu menembus rekor sepanjang masa yakni USD 126.198,00. Setelahnya hingga akhir Maret 2026 BTC terus melorot. Selasa 31 Maret 2026 pada sesi London, BTC berada pada level USD 67.301 atau setara Rp. 1,14 miliar (kurs 17.000).

Menurut IndoDAX pergerakan Bitcoin saat ini tidak berdiri sendiri. Kembalinya korelasi dengan saham AS menandakan perubahan perilaku pasar yang cukup signifikan apalagi yang terdekat adalah data Non Farm Payroll (NFP) yang biasa menjadi penentu arah pasar. Data historis menunjukkan bahwa kondisi seperti ini sering menjadi awal dari fase koreksi yang lebih dalam. Ditambah dengan tekanan makro dan berkurangnya dukungan institusi, risiko penurunan semakin terbuka. Bagi pelaku pasar, situasi ini bukan sekadar fluktuasi jangka pendek, melainkan sinyal bahwa arah pasar bisa berubah lebih tajam dari yang diperkirakan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....