Sultra Fokus Ekspor Pertanian dan Perikanan

  • 24 Mar 2026 21:01 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID Kendari – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara tengah gencar mengembangkan diversifikasi ekspor dengan menggeser fokus dari sektor tambang ke komoditas pertanian dan perikanan. Upaya ini ditujukan untuk mengurangi ketergantungan pada sumber daya alam yang tidak terbarukan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra, Sukanto Toding, mengungkapkan sebagian besar ekspor saat ini masih bergantung pada hasil tambang yang mencapai sekitar 98 persen dari total nilai ekspor. Kondisi ini membuat ekonomi daerah sangat rentan terhadap perubahan harga di pasar internasional.

“Kita perlu beralih ke komoditas unggulan yang lebih berkelanjutan seperti kakao, mete, rumput laut, produk hasil perikanan olahan, serta berbagai produk pertanian lainnya,” jelas Sukanto Toding, Rabu 25 Maret 2026.

Menurut Sukanto Toding, pengembangan sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan sebagai tulang punggung ekspor tidak hanya akan memperkuat ketahanan ekonomi daerah, tetapi juga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat Sultra.

Pemerintah daerah juga memberikan dukungan untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal, sehingga mampu bersaing dengan produk sejenis dari negara lain.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah pengembangan infrastruktur pelabuhan di Kendari, agar memudahkan proses ekspor langsung ke pasar dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....