Dekranasda Wakatobi Regenerasi Perajin Lewat Program Pendidikan

  • 30 Des 2025 20:05 WIB
  •  Kendari

KBRN, Kendari : Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Wakatobi terus mendorong program regenerasi perajin sebagai upaya melestarikan produk kerajinan berbasis kearifan lokal di daerah tersebut.

Ketua Dekranasda Wakatobi Hj. Eliati Haliana,SKM kepada RRI menyebutkan bahwa regenerasi perajin menjadi misi utama untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) perajin yang unggul.

"Program ini diarahkan untuk menggali, melestarikan, dan mengembangkan warisan tradisi serta budaya bangsa melalui sektor kerajinan," terangnya.

Eliati Hliana meamahkan tujuan utama dari program regenerasi tersebut adalah mendorong tumbuh dan berkembangnya wirausaha baru industri kecil dan menengah (IKM) kerajinan, khususnya dari kalangan generasi milenial dan Generasi Z.

Perajin muda diharapkan mampu menjadi pelaku usaha yang mandiri, berdaya saing, dan memiliki wawasan global tanpa meninggalkan nilai budaya lokal. Sebagai langkah konkret, Dekranasda Wakatobi menggagas sejumlah kegiatan berbasis pendidikan.

Salah satunya dengan memasukkan mata pelajaran desain motif tenun dan kerajinan anyaman bambu sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

"Program ini ditujukan untuk mengenalkan kerajinan lokal sejak dini kepada pelajar," pungkasnya.

Selain itu, Dekranasda Wakatobi juga menyelenggarakan lomba desain motif tenun antar pelajar sekolah sebagai upaya menumbuhkan kreativitas dan minat generasi muda terhadap kerajinan tradisional.

Kegiatan lainnya meliputi sosialisasi serta bimbingan teknis terkait proses produksi kerajinan. Namun demikian, Ketua Dekranasda mengakui bahwa pelaksanaan program regenerasi tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan.

Salah satunya adalah perlunya kurikulum yang terstruktur untuk mata pelajaran kerajinan, termasuk metode penilaian yang sesuai dengan karakter keterampilan tersebut.

Tantangan lainnya adalah masih rendahnya minat sebagian siswa akibat kurangnya pemahaman tentang nilai dan manfaat kerajinan lokal di era modern. Di samping itu, proses produksi kerajinan yang memerlukan waktu lama dan keterampilan khusus juga menjadi faktor yang membuat sebagian generasi muda enggan terlibat.

Meski menghadapi tantangan, Dekranasda Wakatobi menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan program regenerasi perajin sebagai langkah strategis menjaga keberlanjutan kerajinan lokal sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi generasi muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....