Dekranasda Kolaka Utara Inovasi Produk Dari Batok Kelapa
- 13 Nov 2025 10:58 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari : Sejak mekar pada tahun 2003, Kolaka Utara (Kolut) merupakan satu wilayah di Sulawesi Tenggara dengan potensi hasil pertanian dan perikanan yang melimpah. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kolaka Utara, Dra. Hj. Andi Nurhayani Nurrahman telah memetakan beberapa program unggulan sesuai dengan kearifan lokal dari Kolut.
Dalam penyampaiannya saat Rakerda Dekranasda tahun 2025, di salah satu hotel di Kendari pada akhir Oktober lalu, Nurhayani memproyeksikan peningkatan kualitas produk dan pembinaan perajin. Fokus dari Dekranasda Kolut satu diantaranya mengarah pada perajin tempurung kelapa
"karena di Kolaka Utara itu salah satu penghasilan masyarakatnya adalah kopra. Berhubung karena banyaknya tempurung kelapa yang terbuang sia-sia maka kami inisiatif program unggulan tahun depan yaki mengolah limbah batok kelapa," ungkapnya.
Kolut dengan jumlah populasi 144.500 jiwa (data Disdukcapil Sultra 2025) serta mayoritas penduduknya bergerak dibidang pertanian menjadikan daerah dengan ibu kota Lasusua ini memiliki bahan baku jangka panjang. Nurhayani meletakan program unggulan untuk 2026 mengolah limbah batok kelapa menjadi produk yang memiliki nilai jual serta bisa ditampilkan seperti lampu hias, kembang dan sebagainya.
"Satu perajin disana akan kami berikan Pendidikan di luar daerah, di Jawa atau di Bali. Setelah dia Kembali nanti akan memberikan pelatihan kepada perajin lainnya yang belum sempat kami bawa Pendidikan dan pelatihan," tuturnya.
Ketua Dekranasda Kolut menambahkan bahwa selain pendidikan dan pelatihan, pihaknya juga akan memberikan modal untuk pengembangan usaha bagi para perjain di Kolut.
Rakerda Dekranasda Sultra Tahun 2025 berlangsung satu hari dan mengambil tema pemberdayaan perajin untuk kriya berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan berbasis ekonomi kreatif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....