Minyak Tengkawang, Alternatif Minyak Nabati dari Kalimantan

  • 25 Jan 2026 22:40 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Minyak tengkawang merupakan minyak nabati yang berasal dari biji pohon tengkawang yang tumbuh di wilayah Kalimantan. Produk hasil hutan ini telah lama dimanfaatkan masyarakat setempat sebagai bahan pangan dan kebutuhan sehari-hari.

Dalam kajian teknologi pangan, minyak tengkawang dikenal sebagai lemak nabati dengan karakter fisik khas. S. Ketaren dalam buku Pengantar Teknologi Minyak dan Lemak Pangan menjelaskan bahwa minyak tengkawang di dunia internasional dikenal dengan sebutan illipe butter, yaitu lemak yang diperoleh dari biji beberapa jenis pohon Shorea.

Minyak tengkawang memiliki sifat padat pada suhu ruang dan mencair ketika dipanaskan. Karakter ini membuatnya dapat digunakan sebagai bahan memasak maupun sebagai campuran lemak pangan lainnya.

Secara tradisional, masyarakat Kalimantan memanfaatkan minyak tengkawang untuk mengolah makanan dan sebagai bahan pendukung kebutuhan rumah tangga. Pemanfaatan ini menunjukkan peran minyak tengkawang sebagai bagian dari sistem pangan lokal.

Dalam konteks industri, minyak tengkawang atau illipe butter dikenal memiliki sifat yang menyerupai cocoa butter. Menurut Ketaren, karakter tersebut menjadikan minyak tengkawang bernilai dalam pengolahan pangan dan produk berbasis lemak.

Pemanfaatan minyak tengkawang juga berkaitan dengan praktik pengelolaan hutan berbasis kearifan lokal. Pengambilan biji tengkawang dilakukan secara musiman mengikuti siklus alam, sehingga tidak merusak keberlanjutan pohon.

Sebagai alternatif minyak nabati, minyak tengkawang mencerminkan potensi sumber daya pangan lokal Indonesia. Keberadaannya menunjukkan bahwa bahan pangan dari hutan tropis memiliki nilai strategis dalam diversifikasi minyak pangan.

Pengembangan minyak tengkawang membutuhkan pengelolaan yang terarah agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Dengan pendekatan yang tepat, minyak tengkawang dapat terus berperan sebagai bagian dari kekayaan pangan Nusantara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....