Bank Indonesia dan TNI AL Luncurkan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 ke Wakatobi

  • 05 Mei 2026 11:49 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut resmi melepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 yang menyasar wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T) di Kabupaten Wakatobi.

Ekspedisi ini menggunakan kapal perang KRI Pulau Rimau 724 yang dilepas sejumlah pejabat pemerintah provinsi Sultra, jajaran TNI AL, perwakilan perbankan dan Kepala BI Sultra di dermaga Pangkalan TNI AL (Lanal) Kendari, Selasa, 5 Mei 2026.

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung 5 - 11 Mei 2026 ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan uang rupiah yang berkualitas di pulau-pulau terluar, termasuk Pulau Runduma.

Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Novyanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan jumlah uang yang memadai berdasarkan koordinasi dengan perbankan daerah.

Selain pelayanan penukaran uang, misi ini juga membawa bantuan sosial berupa paket sembako untuk menebar manfaat bagi masyarakat di wilayah sasaran.

"Kita berharap semua kegiatan lancar, memberikan manfaat bagi masyarakat di sekeliling supaya kita bisa sama-sama menjaga kedaulatan melalui rupiah yang berkualitas," ujar Novyanto.

Sementara itu, Danlanal Kendari Kolonel Laut (P) Dedi Wardana menyatakan bahwa TNI AL mendukung penuh fasilitas alutsista guna kelancaran operasi ini.

Sebanyak 60 kru kapal dan 15 personel dari Bank Indonesia dikerahkan dalam perjalanan yang mengelilingi gugusan pulau di Wakatobi tersebut.

Puncak acara ekspedisi ini rencananya akan dipusatkan di Wangi-Wangi pada tanggal 10 Mei 2026 mendatang.

Rangkaian puncak kegiatan tersebut akan diisi dengan bakti sosial, hiburan, serta berbagai kegiatan yang mengakrabkan aparat dengan masyarakat.

Dedi Wardana menambahkan, sinergi ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dan TNI di tengah masyarakat kepulauan.

“Intinya mengakrabkan dan juga sekaligus mempromosikan rupiah berdaulat juga kita bersinergi dengan masyarakat. Sehingga ada arti pemerintah hadir untuk rakyat, Tentara Nasional Indonesia hadir untuk rakyat,” Ujar Dedi Wardana

Selain aspek ekonomi, faktor keamanan juga menjadi prioritas utama selama proses distribusi uang tunai tersebut berlangsung.

Dirinya berharap melalui ekspedisi ini dapat memperkuat stabilitas ekonomi dan kecintaan masyarakat terhadap simbol kedaulatan negara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....