Petualangan di Bandara Paro, Bhutan
- 05 Agt 2024 12:08 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari: Bhutan, negara kecil di Himalaya, terkenal dengan keindahan alamnya yang masih menawan dan budaya yang unik. Namun, untuk mencapai surga tersembunyi ini, para wisatawan harus terlebih dahulu melewati tantangan yang cukup ekstrem, yaitu mendarat di Bandara Paro.
Bandara Paro, yang terletak di lembah serta dikelilingi oleh pegunungan Himalaya yang menjulang tinggi, sering disebut sebagai salah satu bandara paling berbahaya di dunia. Landasan pacunya yang pendek dan dikelilingi oleh tebing curam, membuat pendaratan di sini menjadi tantangan tersendiri bagi para pilot. Hanya pilot-pilot yang sangat berpengalaman diizinkan untuk menerbangkan pesawat ke Bandara Paro.
Dilansir dari artikel dailybhutan.com: 7 Facts You Never Knew About Flying Into Bhutan, menjelaskan hanya 25 pilot yang memenuhi syarat untuk melakukan pendaratan aman di Bandara Paro, Bhutan. Bandara ini berada di ketinggian 2225 meter di atas permukaan laut dengan medan sulit. Cuaca bisa menjadi sangat ekstrem, yang membuat terbang ke daerah ini berisiko. Karena itu, penerbangan hanya diperbolehkan pada siang hari.
Penerbangan menuju Bandara Paro adalah petualangan tersendiri. Para penumpang akan diajak untuk menikmati pemandangan Himalaya yang spektakuler dari jendela pesawat. Namun, saat pesawat mulai turun dan mendekati landasan pacu, adrenalin para penumpang pasti akan meningkat.
Setelah berhasil mendarat, para wisatawan akan disuguhi pemandangan yang menakjubkan. Lembah Paro yang hijau subur, sungai yang mengalir deras, dan biara-biara kuno yang bertengger di tebing-tebing curam menjadi pemandangan yang tidak bisa dilupakan untuk para wisatawan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....