Varosha, Cyprus: Kota yang Ditinggalkan
- 17 Jul 2024 12:59 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari: Kota Varosha di Cyprus adalah simbol yang teguh dari sejarah yang kompleks, konflik politik yang rumit, dan kontroversi yang belum terselesaikan terkait rencana pembukaan kembali.
Dahulu, Varosha adalah salah satu destinasi pantai paling mewah di Cyprus, menarik wisatawan dengan pantai berpasir putihnya, resor mewah, dan kehidupan malam yang gemerlap. Namun, pada tahun 1974, selama invasi Turki ke Cyprus Utara, penduduk Varosha meninggalkan kota secara mendadak setelah diperintahkan untuk mengungsi. Daerah ini kemudian dibatasi oleh garis demarkasi yang memisahkan Cyprus Utara yang diduduki oleh Turki dan Cyprus Selatan yang dihuni oleh etnis Yunani.
Sejak saat itu, Varosha telah dibiarkan kosong dan terbengkalai, menjadi simbol dari konflik yang tidak terselesaikan antara etnis Yunani dan Turki di Cyprus. Bangunan-bangunan tinggi, hotel-hotel mewah, dan restoran-restoran yang dahulu ramai kini menjadi reruntuhan yang menyedihkan, tertutup dengan jendela-jendela pecah dan tanaman liar yang merambat.
Dilansir dari artikel usnews.com: the curious case of a Cyprus ghost town, menjelaskan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mengeluarkan serangkaian resolusi yang menyerukan untuk mengembalikan Varosha kepada penduduknya yang asli dan menentang upaya-upaya untuk membuka kembali kota tanpa persetujuan pemilik properti yang asli. Meskipun demikian, pada tahun 2020, pemerintah Turki mengumumkan rencana untuk membuka kembali sebagian dari Varosha untuk pertama kalinya sejak 1974, menimbulkan kekhawatiran dan protes di tingkat internasional.
Keputusan ini tidak hanya menciptakan ketegangan diplomatik antara pemerintah Cyprus dan Turki tetapi juga memunculkan pertanyaan-pertanyaan tentang hak kepemilikan, perlindungan budaya, dan stabilitas regional di kawasan Timur Tengah.
Kota Varosha tetap menjadi saksi bisu dari sejarah yang rumit dan kontroversi yang membingungkan, mencerminkan kompleksitas hubungan etnis dan politik yang mempengaruhi kehidupan masyarakat di pulau Cyprus. Meskipun banyak yang berharap untuk melihat kota ini pulih kembali menjadi destinasi wisata yang indah seperti masa lalu, langkah-langkah untuk mengatasi konflik yang mendasarinya tetap menjadi tantangan besar bagi komunitas internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....