Ahli Klarifikasi Isu Kedelai dan Risiko Kanker Payudara
- 26 Okt 2025 17:06 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari: Belakangan ini, banyak beredar kekhawatiran bahwa konsumsi kedelai dapat meningkatkan risiko kanker payudara pada wanita. Isu ini muncul karena kedelai mengandung fitoestrogen, senyawa yang secara struktur mirip dengan hormon estrogen. Beberapa orang khawatir bahwa senyawa ini bisa merangsang pertumbuhan sel kanker payudara.
Namun, ahli gizi dan peneliti menegaskan bahwa kekhawatiran tersebut tidak sepenuhnya benar. Fitoestrogen dalam kedelai bekerja jauh lebih lemah dibandingkan estrogen alami dalam tubuh manusia. Dalam kadar konsumsi normal, senyawa ini tidak meningkatkan risiko kanker, bahkan beberapa penelitian menunjukkan efek protektif terhadap kesehatan payudara.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal The American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa wanita yang rutin mengonsumsi produk kedelai memiliki risiko kanker payudara yang lebih rendah dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsinya. Studi ini menganalisis data dari ribuan wanita di Asia dan Amerika Serikat, serta menegaskan bahwa kedelai aman dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir mengonsumsi kedelai dalam jumlah wajar. Produk kedelai seperti tahu, tempe, dan susu kedelai tetap menjadi sumber protein nabati yang sehat dan bermanfaat bagi tubuh. Kunci utama adalah konsumsi seimbang dan menjaga pola makan yang beragam untuk mendukung kesehatan jangka panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....