Benarkah Minum Es Setelah Makan Bikin Lemak Membeku?

  • 25 Agt 2025 23:25 WIB
  •  Kendari

KBRN, Kendari: Beredar luas di masyarakat bahwa mengonsumsi minuman dingin setelah makan dapat membuat lemak yang masuk bersama makanan “membeku” di dalam tubuh, sehingga lebih sulit dicerna dan memicu penumpukan lemak. Mitos ini sudah lama dipercaya dan bahkan menjadi alasan sebagian orang menghindari minum es usai makan. Namun, bagaimana fakta medis sebenarnya?

Secara fisiologis, suhu tubuh manusia berada di sekitar 36–37 derajat Celsius. Ketika minuman dingin masuk ke dalam tubuh, suhunya akan cepat disesuaikan oleh sistem pencernaan. Lemak dari makanan memang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dibandingkan karbohidrat atau protein, namun proses ini dipengaruhi oleh enzim dan empedu, bukan oleh suhu minuman yang dikonsumsi setelah makan.

Dalam jurnal Gastroenterology and Hepatology Reports, disebutkan bahwa tidak terdapat bukti ilmiah yang mendukung klaim bahwa suhu minuman berdampak langsung pada pembentukan atau pembekuan lemak dalam sistem pencernaan. Proses metabolisme lemak lebih dipengaruhi oleh total asupan kalori, jenis lemak yang dikonsumsi, dan aktivitas fisik, bukan oleh suhu minuman.

Dengan demikian, anggapan bahwa minuman dingin setelah makan bisa membuat lemak membeku adalah mitos. Meski begitu, bagi sebagian orang dengan kondisi tertentu seperti gangguan pencernaan, minuman dingin mungkin menyebabkan rasa tidak nyaman. Maka, konsumsi minuman dingin sebaiknya tetap disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tubuh masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....