Minuman Dingin Menyebabkan Sakit Tenggorokan? Ini Faktanya
- 25 Agt 2025 23:16 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari: Minuman dingin sering kali menjadi kambing hitam ketika seseorang mulai merasakan gejala sakit tenggorokan. Banyak orang percaya bahwa konsumsi es atau minuman bersuhu rendah dapat langsung memicu radang atau iritasi pada tenggorokan. Namun, benarkah anggapan tersebut didukung oleh fakta medis?
Secara medis, minuman dingin tidak secara langsung menyebabkan sakit tenggorokan, terutama pada individu dengan sistem kekebalan tubuh yang sehat. Sakit tenggorokan umumnya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, seperti flu, pilek, atau streptokokus. Konsumsi minuman dingin mungkin dapat memperburuk rasa tidak nyaman jika tenggorokan sudah meradang, tetapi bukan penyebab utamanya. Dalam kondisi tertentu, seperti pada orang dengan alergi atau sensitivitas dingin, reaksi terhadap minuman es bisa berbeda.
Sebuah studi dalam Journal of Laryngology and Otology menemukan bahwa suhu makanan atau minuman tidak berpengaruh signifikan terhadap terjadinya faringitis akut (radang tenggorokan), kecuali bila dikonsumsi secara berlebihan dalam kondisi sistem imun yang lemah. Studi tersebut menegaskan bahwa infeksi, bukan suhu makanan, adalah faktor utama penyebab radang tenggorokan pada sebagian besar kasus.
Maka dari itu, penting untuk memisahkan antara mitos dan fakta. Minuman dingin boleh saja dikonsumsi, asalkan dalam jumlah wajar dan tidak saat tubuh sedang dalam kondisi tidak fit. Jika tenggorokan sudah terasa sakit, sebaiknya pilih minuman hangat untuk memberikan kenyamanan, bukan karena minuman dingin berbahaya, melainkan karena suhu hangat lebih menenangkan jaringan yang meradang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....