Tahu Bisa Menyebabkan Kanker, Ini Penjelasan Ahli Gizi

  • 24 Agt 2025 20:44 WIB
  •  Kendari

KBRN, Kendari: Isu bahwa tahu dapat menyebabkan kanker telah lama beredar di masyarakat dan menimbulkan kekhawatiran. Banyak yang mengaitkan kandungan kedelai dalam tahu dengan risiko penyakit kanker, terutama karena tahu mengandung senyawa isoflavon yang dikenal sebagai fitoestrogen. Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar dan perlu diluruskan berdasarkan bukti ilmiah.

Isoflavon dalam kedelai memang memiliki struktur kimia yang menyerupai hormon estrogen, namun efeknya dalam tubuh manusia jauh lebih lemah. Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa isoflavon justru dapat berperan sebagai antioksidan dan memiliki efek perlindungan terhadap beberapa jenis kanker, bukan sebagai pemicu.

Salah satu penelitian yang mendukung hal ini dimuat dalam Journal of the National Cancer Institute, yang menganalisis lebih dari 5.000 wanita penderita kanker payudara di China. Hasil studi menunjukkan bahwa konsumsi kedelai, termasuk tahu, dalam jumlah moderat justru berkaitan dengan penurunan risiko kekambuhan kanker dan peningkatan tingkat kelangsungan hidup.

Meskipun demikian, penting untuk tetap mengonsumsi tahu dalam jumlah yang seimbang sebagai bagian dari pola makan sehat. Menghindari tahu hanya karena mitos yang belum terbukti secara ilmiah dapat menyebabkan hilangnya potensi manfaat gizi dari sumber protein nabati yang mudah didapat dan terjangkau ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....