Mi Instan Bisa Ganggu Kesehatan Usus, Ini Penjelasannya

  • 24 Jul 2025 22:32 WIB
  •  Kendari

KBRN, Kendari: Mi instan merupakan makanan cepat saji yang banyak digemari karena praktis dan murah. Namun, ahli gizi mengingatkan bahwa konsumsi mi instan secara berlebihan dapat mengganggu kesehatan saluran pencernaan, khususnya usus. Mi instan mengandung bahan tambahan seperti Tertiary Butylhydroquinone (TBHQ), pengawet yang sulit dicerna tubuh, serta rendah kandungan serat dan nutrisi penting lain yang dibutuhkan untuk kesehatan usus.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition & Food Sciences mengungkapkan bahwa pola konsumsi makanan olahan tinggi, termasuk mi instan, berkaitan dengan peningkatan risiko disbiosis usus—ketidakseimbangan mikroorganisme di saluran pencernaan. Disbiosis ini dapat mengganggu fungsi penyerapan nutrisi, memperlemah sistem imun, dan memicu gangguan seperti sembelit, peradangan usus, serta sindrom iritasi usus besar (IBS). Penelitian ini juga mencatat bahwa rendahnya asupan serat pada konsumen mi instan secara signifikan mempengaruhi kualitas mikrobiota usus.

Selain itu, karena mi instan cenderung mengandung lemak jenuh dan natrium tinggi, proses pencernaannya menjadi lebih berat dan lambat. Ini dapat menyebabkan rasa begah, sulit buang air besar, dan bila dikonsumsi terus-menerus dalam jangka panjang, bisa berdampak pada kerusakan lapisan pelindung usus. Beban pencernaan yang berulang dapat mempercepat kerusakan mukosa usus yang sensitif terhadap zat kimia dalam makanan ultra-proses.

Ahli gizi menyarankan agar konsumsi mi instan dibatasi, idealnya tidak lebih dari satu hingga dua kali seminggu. Untuk membantu menjaga kesehatan usus, penting menambahkan sayuran tinggi serat, protein sehat, dan mengurangi penggunaan bumbu instan sepenuhnya. Menjaga pola makan seimbang sangat penting untuk mendukung flora usus yang sehat, yang berperan langsung dalam menjaga daya tahan tubuh, keseimbangan hormon, dan kesehatan jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....