Bangladesh, Negara dengan Polusi Udara Tertinggi di Dunia

  • 28 Feb 2025 06:38 WIB
  •  Kendari

KBRN, Kendari: Bangladesh telah lama tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat polusi udara tertinggi di dunia. Kota-kota besar di Bangladesh, terutama ibu kota Dhaka, mengalami polusi udara yang mengkhawatirkan. Di Dhaka, kualitas udara sering kali mencapai level yang berbahaya bagi kesehatan manusia, dengan angka polusi yang lebih tinggi dari batas yang disarankan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Polusi ini disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kendaraan bermotor yang tidak ramah lingkungan, hingga pembakaran bahan bakar fosil dan limbah industri yang tidak terkelola dengan baik.

Menurut laporan terbaru dari World Air Quality Report 2023 yang disusun oleh IQAir, Bangladesh menduduki posisi teratas dalam hal kualitas udara yang buruk, dengan konsentrasi PM 2.5 (partikel debu yang berbahaya) yang sangat tinggi. Polusi udara di Bangladesh memiliki dampak serius terhadap kesehatan masyarakat. Penurunan kualitas udara ini dikaitkan dengan meningkatnya angka penyakit pernapasan, gangguan jantung, dan peningkatan angka kematian dini. Para ahli kesehatan memperingatkan bahwa polusi udara dapat memengaruhi kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, dan mereka yang sudah memiliki masalah kesehatan sebelumnya.

Dalam upaya untuk mengurangi polusi, pemerintah Bangladesh telah mengambil beberapa langkah, termasuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya polusi udara dan berusaha untuk mengurangi emisi kendaraan dan industri. Namun, tantangan yang dihadapi masih sangat besar, dan banyak pihak menyarankan agar negara ini meningkatkan kebijakan ramah lingkungan dan berinvestasi dalam energi terbarukan untuk mengatasi masalah ini secara lebih efektif.

Selain itu, masyarakat internasional juga memberikan perhatian terhadap masalah ini, mengingat dampak buruk polusi udara tidak hanya terbatas pada satu negara. Negara-negara di kawasan Asia Selatan, termasuk India dan Pakistan, juga menghadapi masalah serupa, dan diperlukan upaya bersama untuk mengurangi polusi dan meningkatkan kualitas udara bagi generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....