Kisah Tragis yang Menginspirasi Novel
- 12 Sep 2026 13:40 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Selama sekitar 18 tahun, seorang perempuan pribumi yang kemudian dikenal sebagai Juana María hidup seorang diri di San Nicolas Island, salah satu Kepulauan Channel di lepas pantai California. Ia tertinggal ketika sebagian besar masyarakat Nicoleño dipindahkan ke daratan pada 1835. Selama bertahun-tahun, ia bertahan dengan memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia di pulau tersebut.
Pada 1853, Juana María akhirnya ditemukan oleh rombongan yang dipimpin George Nidever. Ia kemudian dibawa ke Santa Barbara dan tinggal bersama keluarga Nidever. Namun, kehidupannya di daratan berlangsung sangat singkat. Sekitar tujuh minggu setelah tiba, ia jatuh sakit dan meninggal pada 19 Oktober 1853. Penyebab kematiannya kemungkinan berkaitan dengan disentri, meskipun perubahan pola makanan, paparan penyakit, dan kondisi lainnya juga menjadi bahan pembahasan sejarah.
Penelitian berjudul Recently Discovered Accounts Concerning the “Lone Woman” of San Nicolas Island yang dimuat dalam Journal of California and Great Basin Anthropology turut memperkaya dokumentasi mengenai perempuan yang dikenal sebagai Lone Woman tersebut. Kisahnya menunjukkan bagaimana pengalaman hidup seorang perempuan pribumi kemudian berkembang menjadi bagian dari sejarah, penelitian arkeologi, hingga karya sastra. Bahkan hingga kini, sejumlah detail kehidupannya masih terus dikaji karena sumber sejarah mengenai dirinya tidak sepenuhnya lengkap.
Kisah Juana María kemudian menjadi inspirasi bagi novel Island of the Blue Dolphins karya Scott O'Dell. Dalam novel tersebut, sosok Juana María diadaptasi menjadi karakter bernama Karana. Meski berangkat dari kisah nyata, novel tersebut merupakan karya fiksi sejarah sehingga sejumlah detail di dalamnya tidak dapat dianggap sebagai catatan sejarah secara langsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....