Pulau Terapung dari Rumput yang Dihuni Selama Berabad-abad

  • 06 Agt 2026 06:42 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Di tengah perairan Danau Titicaca, yang membentang di perbatasan Peru dan Bolivia, terdapat pulau-pulau yang tidak terbentuk dari batuan atau tanah. Pulau-pulau tersebut dibangun sepenuhnya dari anyaman tanaman totora, sejenis rumput air yang tumbuh subur di tepian danau, dan hingga kini masih menjadi tempat tinggal masyarakat Uros.

Tradisi membangun pulau terapung telah diwariskan selama berabad-abad. Lapisan akar totora yang mengapung dijadikan fondasi, kemudian ditumpuk dengan batang-batang totora yang telah dikeringkan hingga membentuk permukaan yang cukup kokoh untuk menopang rumah, menara pengawas, bahkan perahu yang juga dibuat dari tanaman yang sama. Karena bahan penyusunnya terus membusuk, warga harus menambahkan lapisan rumput baru secara berkala agar pulau tetap stabil.

Bagi masyarakat Uros, pulau terapung bukan sekadar tempat tinggal, tetapi juga bagian dari identitas budaya. Dahulu, kehidupan di atas pulau menjadi cara untuk menghindari ancaman dari kelompok lain karena pulau-pulau tersebut dapat dipindahkan jika diperlukan. Kini, selain tetap mempertahankan tradisi leluhur, masyarakat Uros juga menerima kunjungan wisatawan yang ingin mengenal cara hidup mereka.

Menurut United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), pengetahuan tradisional masyarakat Uros dalam memanfaatkan tanaman totora untuk membangun pulau, rumah, dan perahu merupakan bagian dari warisan budaya yang mencerminkan kemampuan manusia beradaptasi dengan lingkungan perairan tanpa menghilangkan keseimbangan alam.

Pulau-pulau terapung di Danau Titicaca menunjukkan bahwa keterbatasan alam dapat melahirkan kreativitas yang luar biasa. Di tengah dunia yang terus berubah, masyarakat Uros membuktikan bahwa tradisi yang diwariskan turun-temurun tetap dapat bertahan, sekaligus menjadi pengingat bahwa hubungan harmonis antara manusia dan alam adalah warisan yang patut dijaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....