Pelaut yang Bertahan Sendiri di Pulau Terpencil
- 04 Agt 2026 07:35 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Sejarah dunia mencatat kisah luar biasa seorang pelaut asal Skotlandia bernama Alexander Selkirk yang diyakini menjadi inspirasi utama bagi tokoh fiksi Robinson Crusoe. Pada tahun 1704, Selkirk ditinggalkan di sebuah pulau terpencil di Kepulauan Juan Fernández, sekitar 670 kilometer dari pantai Chili, setelah berselisih dengan kapten kapalnya. Keputusan tersebut justru mengawali perjuangan hidup yang luar biasa selama lebih dari empat tahun dalam kondisi terisolasi dari dunia luar.
Selama berada di pulau tersebut, Selkirk mengandalkan kecerdikan dan kemampuan bertahan hidup. Ia berburu kambing liar untuk memenuhi kebutuhan pangan, menangkap ikan, membangun tempat tinggal sederhana, serta membuat pakaian dari kulit kambing. Berkat pengetahuan dasar sebagai pelaut dan kemampuannya beradaptasi dengan lingkungan, ia mampu bertahan hingga akhirnya diselamatkan oleh kapal Inggris pada tahun 1709.
Kisah Alexander Selkirk kemudian menarik perhatian masyarakat Eropa dan menjadi salah satu inspirasi lahirnya novel klasik Robinson Crusoe. Sejumlah kajian sejarah dan sastra membahas keterkaitan antara pengalaman nyata Selkirk dengan karya fiksi tersebut. Salah satu penelitian yang sering dijadikan rujukan adalah The Real Robinson Crusoe: Alexander Selkirk and the Eighteenth-Century World, yang mengulas bagaimana pengalaman Selkirk memengaruhi perkembangan sastra petualangan modern sekaligus menggambarkan realitas kehidupan pelaut pada awal abad ke-18.
Alexander Selkirk tetap dikenang sebagai simbol ketahanan, kecerdikan, dan semangat pantang menyerah. Pulau tempat ia pernah bertahan hidup bahkan menjadi destinasi bersejarah yang menarik perhatian wisatawan dan peneliti. Perjalanan hidupnya membuktikan bahwa pengalaman nyata seseorang dapat menginspirasi karya sastra yang dikenang lintas generasi dan menjadi bagian penting dalam sejarah dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....