Kota yang Hampir Seluruh Penduduknya Tinggal di Satu Gedung

  • 20 Jul 2026 15:35 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Prince William Sound, Alaska, Amerika Serikat memiliki sebuah kota kecil bernama Whittier yang unik dan tidak biasa. Dari sekitar 260 penduduknya, hampir seluruh warga tinggal di satu bangunan berlantai 14 bernama Begich Towers, menjadikannya salah satu kota dengan pola permukiman paling unik di dunia.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Urban Design, bentuk permukiman yang terpusat seperti di Whittier berkembang sebagai respons terhadap kondisi lingkungan yang ekstrem. Kota ini dikelilingi pegunungan, gletser, dan perairan, serta mengalami musim dingin yang panjang dengan angin kencang dan hujan salju yang lebat, sehingga kehidupan dalam satu bangunan menjadi solusi yang efisien.

Begich Towers bukan sekadar gedung apartemen. Di dalamnya terdapat kantor pemerintahan, kantor pos, toko kelontong, klinik kesehatan, gereja, hingga akses langsung ke sekolah melalui terowongan tertutup, sehingga warga dapat beraktivitas tanpa harus keluar menghadapi cuaca ekstrem.

Whittier sendiri awalnya dibangun sebagai pangkalan militer pada masa Perang Dunia II dan Perang Dingin. Setelah fungsi militernya berakhir, bangunan-bangunan yang tersisa kemudian dimanfaatkan sebagai pusat kehidupan masyarakat hingga membentuk karakter kota seperti sekarang.

Meski terlihat tidak biasa, kehidupan di Whittier berjalan layaknya kota kecil pada umumnya. Keunikan ini menunjukkan bagaimana manusia mampu menyesuaikan pola permukiman dengan lingkungan sekitarnya, sekaligus membuktikan bahwa sebuah komunitas dapat tumbuh dan berkembang bahkan ketika hampir seluruh warganya tinggal di bawah satu atap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....