Sokko Hitam dan Sokko Putih, Simbol Syukur dalam Tradisi Bugis

  • 18 Jun 2026 10:46 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Sokko Hitam dan Sokko Putih merupakan salah satu kuliner tradisional yang memiliki nilai budaya tinggi dalam kehidupan masyarakat Bugis di Sulawesi Selatan. Hidangan berbahan dasar beras ketan ini tidak hanya dikenal karena cita rasanya yang khas, tetapi juga mengandung makna filosofis yang erat kaitannya dengan ungkapan rasa syukur dan harapan akan kehidupan yang lebih baik.

Memasuki tahun 2026, Sokko Hitam dan Sokko Putih masih menjadi bagian penting dalam berbagai kegiatan adat, perayaan keagamaan, serta acara syukuran masyarakat Bugis. Keberadaannya menunjukkan bahwa tradisi kuliner leluhur tetap bertahan di tengah perkembangan zaman dan perubahan gaya hidup masyarakat.

Sokko Putih umumnya dibuat dari beras ketan putih yang dikukus dan disajikan bersama lauk tradisional, seperti ayam kampung atau ikan. Sementara itu, Sokko Hitam menggunakan beras ketan hitam yang memiliki cita rasa khas dan tekstur yang lebih padat. Kedua sajian tersebut sering disajikan secara berdampingan dalam berbagai upacara adat.

Budayawan Bugis menjelaskan bahwa warna putih melambangkan kesucian, niat baik, dan harapan akan keberkahan. Adapun warna hitam melambangkan keteguhan, pengalaman hidup, serta kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan. Perpaduan keduanya mencerminkan keseimbangan hidup yang menjadi bagian dari filosofi masyarakat Bugis.

Dalam tradisi masyarakat Bugis, Sokko Hitam dan Sokko Putih sering dihidangkan pada acara syukuran panen, peringatan hari besar keagamaan, aqiqah, pernikahan, hingga berbagai ritual adat lainnya. Kehadiran hidangan tersebut menjadi simbol rasa terima kasih kepada Tuhan atas rezeki dan kehidupan yang telah diberikan.

Selain memiliki nilai budaya, Sokko Hitam dan Sokko Putih juga menjadi bagian dari kekayaan kuliner Nusantara yang berpotensi mendukung pengembangan wisata budaya dan ekonomi kreatif daerah. Berbagai festival kuliner tradisional yang digelar di Sulawesi Selatan turut memperkenalkan makanan khas ini kepada masyarakat luas (*Putri Novita USN kolaka*)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....