Tenun NTT Jadi Oleh-Oleh Bernilai Budaya

  • 25 Apr 2026 10:37 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Kain tenun dari Nusa Tenggara Timur menjadi salah satu oleh-oleh khas yang memiliki nilai budaya tinggi. Setiap motif yang dihasilkan tidak sekadar hiasan, tetapi memiliki makna filosofis yang mencerminkan kehidupan, kepercayaan, dan status sosial masyarakat setempat.

Dilansir dari laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, tenun tradisional merupakan warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian penting dari identitas daerah. Motif yang digunakan bahkan bisa berbeda di setiap wilayah seperti Sumba, Flores, hingga Timor.

Proses pembuatan kain tenun dilakukan secara manual menggunakan alat tradisional dan membutuhkan waktu yang cukup lama, bahkan bisa mencapai beberapa minggu hingga bulan. Hal ini menjadikan kain tenun tidak hanya bernilai ekonomi tinggi, tetapi juga memiliki nilai seni yang mendalam.

Selain sebagai oleh-oleh, kain tenun kini juga banyak digunakan dalam dunia fashion modern, baik sebagai pakaian, aksesoris, maupun dekorasi. Inovasi ini membuat tenun semakin dikenal luas, termasuk oleh generasi muda.

Dilansir dari di Kompas.com, kain tenun tetap diminati wisatawan karena keunikan motif dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Sebagai oleh-oleh, tenun bukan hanya barang yang dibawa pulang, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap budaya dan karya masyarakat lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....