Budaya Ngopi di Indonesia, dari Tradisi hingga Gaya Hidup Modern

  • 03 Apr 2026 15:07 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Budaya ngopi di Indonesia bukan sekadar aktivitas menikmati minuman, melainkan telah menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat. Dari warung kopi sederhana hingga kafe modern, kebiasaan minum kopi berkembang menjadi ruang interaksi, diskusi, hingga refleksi diri. Secangkir kopi sering kali menjadi medium untuk mempererat hubungan sosial di berbagai kalangan, baik di pedesaan maupun perkotaan. Dilansir dari Berita Terkini Seputar Bali, Sejarah budaya ngopi di Indonesia memiliki akar panjang sejak masa kolonial. Tanaman kopi pertama kali diperkenalkan oleh Belanda pada akhir abad ke-17 dan berkembang pesat di berbagai wilayah seperti Jawa, Sumatera, hingga Sulawesi. Awalnya kopi merupakan komoditas perkebunan, namun seiring waktu menjadi konsumsi masyarakat luas dan membentuk kebiasaan minum kopi yang terus bertahan hingga kini. (Sumber berita: merdeka.com + 1)

Menurut pemerhati kuliner dan gaya hidup, Kevindra Soemantri, budaya ngopi di Indonesia mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Ia menyebut tren ini dipengaruhi oleh budaya populer yang membuat kopi semakin dekat dengan berbagai lapisan masyarakat.

“Tren ngopi jadi booming sejak muncul novel dan film ‘Filosofi Kopi’… membuat tren ini jadi massive,” ujar Kevindra Soemantri, dikutip dari Superlive.id. (seperti di beritakan: Superlive)

Sementara itu, Geaffary Aji dari komunitas budaya menyebut bahwa tradisi ngopi di Indonesia sangat beragam dan memiliki keunikan di setiap daerah. Mulai dari kopi sanger di Aceh, kopi talua di Sumatera Barat, hingga kopi joss di Yogyakarta, semuanya mencerminkan kekayaan budaya lokal.

“Di Indonesia ada beberapa tradisi kopi… ada sembilan tradisi unik dari berbagai daerah,” ujar Geaffary Aji dalam diskusi budaya, (dikutip dari Kompas.com dan Travel Kompas)

Kini, budaya ngopi tidak hanya bertahan sebagai tradisi, tetapi juga berkembang menjadi gaya hidup modern. Kehadiran coffee shop dengan konsep estetik dan “instagramable” menjadikan ngopi sebagai bagian dari ekspresi diri, terutama di kalangan anak muda. Meski demikian, esensi ngopi sebagai sarana berkumpul dan berbagi cerita tetap menjadi nilai utama yang tidak tergantikan dalam kehidupan masyarakat Indonesia.. (Program Komunikasi Binus)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....